Senin, 27 April 2026

Para Pastor di Malaka Menilai Industri Garam Memberikan Manfaat Ganda

ejumlah pastor yang bertugas di Dekenat Malaka, Kabupaten Malaka menilai keberadaan industri garam memberikan manfaat ganda

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Para pastor se Dekanat Malaka, Kabupaten Malaka foto bersama di lokasi tambak garam yang dikelola PT Inti Daya Kencana (IDK), di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Selasa (28/5/2019). 

Romo Leo meminta masyarakat yang juga adalah umat agar tidak berasandiwara soal lokasi tambak garam. Jika pembangunan itu berhubungan dengan kebaikan bersama (Bonum Commune) seharusnya masyarakat melihatnya secara obyektif. Apalagi model investasi industri garam ini sangat bagus. Masyarakat tidak menjual tanah kepada perusahaan.

Pastor Paroki Weoe, Romo Pius Nahak, Pr mengatakan, setelah melihat, mendengar dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terkait lahan tambak garam tersebut, dirinya akan memberikan penjelasan kepada umat.

"Sekarang saya sudah bisa memberikan penjelasan kepada umat bahwa pembangunan ini baik. Masyarakat menjadi pemilik saham dan itu dapat diwariskan kepada anak cucu.

Untuk diketahui, sebanyak 17 orang pastor di wilayah Dekenat Malaka, Kabupaten Malaka meninjau lokasi tambak garam yang dikelola PT Inti Daya Kencana (IDK), di Desa Weseben dan Weoe, Kecamatan Wewiku, Selasa (28/5/2019).

Kedatangan para pastor ini sebagai bentuk dukungan terhadap industri garam di Kabupaten Malaka. Pasalnya, keberadaan industri garam ini memberikan manfaat ganda bagi masyarakat seperti penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan yang optimal dan manfaat lainnya.

Kedatangan para pastor yang dipimpin Deken Malaka, Romo Edmundus Sako, Pr ini diterima Kepala Cabang PT IDK Malaka, Natalia Seuk Seran bersama seluruh staf perusahan dan karyawan. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved