Para Pastor di Malaka Menilai Industri Garam Memberikan Manfaat Ganda
ejumlah pastor yang bertugas di Dekenat Malaka, Kabupaten Malaka menilai keberadaan industri garam memberikan manfaat ganda
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Para Pastor di Malaka Menilai Industri Garam Memberikan Manfaat Ganda
POS-KUPANG.COM| BETUN---Sejumlah pastor yang bertugas di Dekenat Malaka, Kabupaten Malaka
menilai keberadaan industri garam memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.
Manfaat yang langsung dirasakan masyarakat seperti lapangan pekerjaan tersedia dan lahan pertanian milik masyarakat dikelola lebih optimal dari sebelumnya.
Masyarakat mendapatkan lapangan kerja setelah industri garam beroperasi di Kabupaten Malaka. Dengan adanya lapangan kerja, masyarakat bisa memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
Deken Malaka, Romo Edmundus Sako, Pr kepada wartawan mengatakan, setelah mendengar paparan dari pihak PT IDK, ada banyak hal positif dari industri garam seperti penyerapan tenaga kerja. Banyak masyarakat yang menjadi karyawan di PT IDK.
Selain itu, lahan masyarakat dimanfaatkan secara optimal yang hasilnya juga dirasakan oleh masyarakat pemilik lahan.
• Caleg Ditangkap karena Fitnah Jokowi, Waketum Gerindra Sebut Pihak 02 Paling Sering Terjerat UU ITE
• Mobile Customer Service BPJS Kesehatan Siap Layani Masyarakat Daerah Terpencil, Yuk Simak!
Menurut Romo Edmundus, kebijakan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten untuk mengoptimalkan potensi daerah yang selama bertahun tahun ditelantarkan merupakan langkah yang bijaksana dan positif untuk kemakmuran rakyat Malaka.
Ia menghimbau kepada umat se Dekenat Malaka supaya tetap bekerja sama dan mendukung program pemerintah demi percepatan pembangunan dan kemakmuran rakyat.
Kata Romo Edmundus, setelah mereka melihat tidak ada pengerusakan mangrove oleh perusahan. Malah pihak perusahan menanam kembali mangrov pada lokasi yang ada untuk mencegah longsor dan abrasi pantai.
Pastor Paroki Kotafoun, Romo Baltasar Seran, Pr mengatakan, keberadaan industri garam tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja. Sesuai informasi yang didapat, kehadiran industri garam tersebut akan menyerap 30 ribu tenaga kerja.
Selain itu, keberadaan industri garam di Malaka menjadi suatu modal besar yang dapat memberikan sumbangsi kepada negara.
"Dari pada kita hanya minta dari negara, sekarang kita bisa sumbang sesuatu untuk negara", ungkap Romo Baltasar.
Romo Baltasar mengaku, ia lahir dan besar di Weseben. Ia mengetahui bahwa lokasi yang saat ini dimanfaatkan untuk tambak garam adalah bekas lokasi penggembalaan ternak sapi dan kerbau.
Saat ini lokasi tersebut sudah dimanfaatkan untuk pengembangan industri garam yang bisa memberikan manfaat lebih bagi banyak orang.
• Kronologis Pemuda Rudapaksa Siswi di Nagekeoe
• Anang Ngamuk, Aurel Beberkan Hubungan dengan Verell di Video Ini, Ashanty Pertanyakan Sebagai Ayah?
Hal senada disampaikan Pastor Paroki Kleseleon, Romo Leonardus Nahas, Pr. Katanya, dulu lokasi tersebut merupakan tambak ikan yang dikelola secara tradisional. Saat ini lokasi itu dikelola secara modern sehingga mestinya didukung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/para-pastor-se-dekanat-malaka-kabupaten-malaka-foto-bersama-di-lokasi-tambak-garam.jpg)