Rian Sulap Ban Bekas Jadi Kursi dan Meja Bermutu Tinggi

ak ada yang mengira sebuah ban motor atau ban mobil bekas yang sudah dibuang di tempat sampah bisa disulap menjadi benda berkualitas tinggi dan bernil

Rian Sulap Ban Bekas Jadi Kursi dan Meja Bermutu Tinggi
Foto/Ricko Wawo
/Perajin Kursi dan Meja dari ban bekas, Rian Lado, warga kelurahan Fontein Kota Kupang sedang berpose bersama hasil karyanya, Minggu (26/5/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG-Tak ada yang mengira sebuah ban motor atau ban mobil bekas yang sudah dibuang di tempat sampah bisa disulap menjadi benda berkualitas tinggi dan bernilai ekonomis.

Inilah yang dilakukan oleh Oryanus Lado, pemuda asal RT009/RW003 Kelurahan Fontein, Kota Kupang. Di tangan Rian, begitu ia biasa disapa, ban-ban bekas yang dibuang itu disulap menjadi kursi sofa dan meja dengan tampilan menarik dan menawan.

Melalui keterampilannya menyulap ban bekas, pemuda 29 tahun ini sekarang mengabdikan diri sepenuhnya pada usaha kerajinan kursi dan meja dari ban bekas. Keuntungannya pun tak sedikit.

Uang di Rekening 7 Orang Ini Ludes Gara-gara Pakai VPN, Intip YUK 5 Bahaya Pakai VPN

Setiap bulan dia selalu mendapatkan order bukan hanya dari dalam Kota Kupang, tapi juga dari luar Kota Kupang. Berkat usahanya ini, Ketua Karang Taruna Kelurahan Fontein ini bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan menambah modal bagi kelompok karang taruna kalau hendak menggelar kegiatan.

Kediamannya yang juga sekaligus bengkel kerjanya penuh dengan ban-ban bekas. Di tempat ini pula, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pernah bertandang langsung guna melihat bagaimana Rian menjadikan kursi dan meja dari ban bekas.

PS Kota Kupang Pasang Target Juara ETMC 2019

Ketika ditemui Pos Kupang di kediamannya, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Fontein, Minggu (26/5/2019), Rian sedang mengerjakan pesanan kursi dan meja sebanyak 10 set yang akan dikirim ke Pulau Sumba. Karena belum memiliki modal cukup, ia baru mulai merakit ban-ban bekas kalau sesuai pesanan yang ada. Selain wilayah Kota Kupang, hasil karyanya juga sudah dikirim ke Timor Leste.

Kepada Pos Kupang, dia mengisahkan awal mula usaha ini dirintis. Pada tahun 2017, pemuda Karang Taruna menggelar sebuah perlombaan balap sepeda dan mereka diberi sumbangan satu truk ban bekas untuk membuat lintasan sepeda.

Lomba berakhir dan ban-ban bekas sebanyak itu pun dibiarkan terlantar. Rian pun mulai berpikir keras supaya bisa memanfaatkan ban sebanyak itu. Dia mulai mencari referensi.

Bupati Ende Meninggal, Air Mata Warga Ende Tumpah di Hari Minggu

Saat itu Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Kota Kupang ini sempat melihat sebuah video seorang seniman di Brazil membuat kursi dan meja dari ban bekas di kanal youtube. Berbekal modal seadanya dan niat yang menggebu, Rian pun mulai merakit ban ban bekas menjadi kursi dan meja.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved