Bupati Ende Marsel Petu Meninggal Dunia, Partai Golkar NTT Kehilangan Kader Terbaik

Pejabat Bupati Ende Marsel Petu Meninggal Dunia, Partai Golkar NTT Kehilangan Kader Terbaik

Bupati Ende Marsel Petu Meninggal Dunia, Partai Golkar NTT Kehilangan Kader Terbaik
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
H Anwar Pua Geno saat melayat almarhum Bupati Ir Marsel YW Petu di Ruang Pemulasaraan Jenazah RS Siloam Kupang pada Minggu (26/5/2019) pagi. 

Pejabat Bupati Ende Marsel Petu Meninggal Dunia, Partai Golkar NTT Kehilangan Kader Terbaik

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Partai Golkar NTT kehilangan salah satu kader terbaiknya usai salah seorang kadernya, Ir Marsel YW Petu menghembuskan nafas terakhir di RS Siloam Kupang pada Minggu (26/5/2019) dini hari.

Almarhum Ir Marsel YW Petu saat ini menjabat Bupati Kabupaten Ende untuk periode kedua (2019-2024) berpasangan dengan wakil bupati H Djafar Achmad. Selain itu, almarhum juga memegang jabatan sebagai Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Ende untuk periode ketiga.

Pensiunan TNI di Malang Meninggal saat Cat Makam Anak dan Istrinya

Ir Marsel YW Petu meninggal dunia pada Minggu (26/5/2019) pagi diduga akibat terkena serangan jantung di rumah salah satu kerabat di Jalan Kosasih 15 Bonipoi, Kecamatan Kota Lama Kupang sekira pukul 01.00 Wita.

Oleh dokter IGD yang menanganinya, Bupati Kabupaten Ende dua periode ini dinyatakan meninggal dunia saat mendapat penanganan pertama di IGD RS Siloam Kupang sekira pukul 02.17 Wita sebagaimana disampaikan oleh Direktur Eksekutif RS Siloam Kupang dr Hans Lie yang dikonfirmasi pada Minggu pagi.

24 Tim Sepakbola Perebutkan Fosmab Cup

Fungsionaris partai Golkar yang juga menjabat Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno saat melayat di Ruang Pemulasaraan Jenazah RS Siloam pada Minggu pagi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga dan masyarakat Kabupaten Ende atas berpulangnya pemimpin Kabupaten Ende itu.

Ia mengatakan bahwa peristiwa duka itu mengejutkan karena almarhum tidak pernah mengeluh sebelumnya. Ia juga mengatakan bahwa ini merupakan ujian yang berat bagi masyarakat kabupaten Ende karena saat ini ia kembali dipercayakan menahkodai Ende karena mampu membawa Ende maju lebih cepat.

"Kepulangan ini mengagetkan, karena selama ini beliau tidak pernah mengeluh menderita penyakit tertentu tetapi berpulang secara tiba tiba dalam keadaan seperti ini," ujar kader Partai Golkar ini.

Ia menegaskan, Partai Golkar kehilangan kader terbaik dalam diri almarhum karena tengah dipersiapkan untuk menjadi pemimpin NTT dalam waktu ke depan.

"Tentu saja kami partainya Golkar kehilangan, beliau seorang figur yang mumpuni milik bangsa. Secara pribadi, saya melihat bahwa pak Marsel punya potensi untuk dipersiapkan dan saya sudah omong dengan beliau dan pak Melki Laka Lena (Ketua DPD Golkar NTT) untuk menjadi pemimpin NTT berikutnya. Di internal, beliau adalah kader senior yang memimpin Golkar Ende tiga periode, dan saat ini menjadi bupati untuk periode keduanya. Kami sangat kehilangan," katanya.

Saat disemayamkan di ruang pemulasaran jenazah RS Siloam, keluarga dan kerabat serta warga Ende yang berdomisili di Kupang tampak datang melayat. Tampak beberapa tokoh seperti Ketua DPRD NTT H Anwar Pua Geno, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere. Tampak pula beberapa tokoh partai politik seperti sekretaris DPD Partai Golkar NTT Ince Satunya dan Ketua DPC PDI Perjuangan TTU Eni Nomleni. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved