Sukseskan Program Pemprov NTT, Dinas Pertanian Ende Siapkan 10 Ribu Anakan Marungga

Sukseskan Program Pemprov NTT, Dinas Pertanian Kabupaten Ende Siapkan 10 Ribu Anakan Marungga

Sukseskan Program Pemprov NTT, Dinas Pertanian Ende Siapkan 10 Ribu Anakan Marungga
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Bupati Ende, Ir. Marsel Petu Menanam Kelor Di Desa Anaranda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende. 

Sukseskan Program Pemprov NTT, Dinas Pertanian Kabupaten Ende Siapkan 10 Ribu Anakan Marungga

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Dinas Pertanian akan menyiapkan bibit Marungga dalam polibag sebanyak 10.000 Anakan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Marianus Alexander mengatakan hal itu, Selasa (21/5/2019) di Ende.

Pemkab Ende Dapat Bantuan Mesin Panen Padi dari Kementerian Pertanian

Dikatakan prioritas pengembangan antara lain di daerah yang secara teknis cocok untuk pengembangan kelor (marungga) cocok dikembangkan pada daerah dengan ketinggian dibawah 1.000 mdpl seperti di Kecamatan Maukaro, Kecamatan Pulau Ende, Kecamatan Ende Utara.

Di tiga Kecamatan ini diharapkan Marungga ini menjadi bahan pangan sayur - sayuran.
Selain itu sasaran pengembangan Marungga adalah lembaga agama dan TP PKK.

Untuk tahun ini dialokasikan juga untuk komisi PSE Paroki Onekore dan TP PKK Kecamatan Wewaria untuk pemanfaatan pekarangan.

Awal Juli 2019 Ada Ekspo di Politeknik Elbajo Commodus Labuan Bajo

Dikatakan budidaya kelor dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan stek batang dan dengan biji atau bibit.

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan para Camat, Para Kepala Desa, Kepala BPP, PPL, untuk bergandengan tangan bersama - sama menyukseskan program Pemerintah Propinsi NTT menjadikan tanaman Marunga sebagai tanaman multiguna untuk dikembangkan di wilayah masing - masing.

Hal ini sejalan dengan Program Gubernur - Wakil Gubernur NTT untuk pengembangan tanaman marungga yang merupakan tanaman multiguna.

Dikatakan budidaya tanaman marungga selama ini belum dilakukan secara intensif ditingkat petani, padahal secara teknis wilayah NTT termasuk Kabupaten Ende cocok untuk budidaya marungga.

"Selama ini pemanfaatannyapun hanya sebatas konsumsi," ujar Marianus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved