BREAKING NEWS:Dua Tersangka Korupsi Dana Desa di Manggarai Diserahkan ke JPU Untuk Proses Sidang

Dugaan korupsi dana desa di Desa Salama, Kecamatan Reok, Manggarai telah memasukki tahapan penuntutan.

BREAKING NEWS:Dua Tersangka Korupsi Dana Desa di Manggarai Diserahkan ke JPU Untuk Proses Sidang
POS-KUPANG.COM/ Aris Ninu
Proses pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus korupsi dana desa di Desa Salama, Kecamatan Reok, Manggarai di Rutan Ruteng. 

Dua Tersangka Korupsi Dana Desa di Manggarai Diserahkan ke JPU Untuk Proses Sidang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG- Dugaan korupsi dana desa di Desa Salama, Kecamatan Reok, Manggarai telah memasukki tahapan penuntutan.

Yang mana jaksa penyidik melakukan penyerahan dua tersangka korupsi dana desa masing-masing tersangka A dan tersangka SJT kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Penyerahan dua tersangka yang terlibat dalam penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Pada Desa Salama Kecamatan Reok Tahun Anggaran 2015, 2016 dan 2017 lengkap dengan barang bukti.

KPU NTT Tindak Lanjut Putusan DKPP RI, Pelanggaran Kode Etik Pilkada Alor

Jalannnya proses pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada JPU dilaksanakan di Rutan Klas II B Ruteng seusai pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-111 tahun 2019 di Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai, Senin (20/5/2019) pagi.

Kacabjari Reo,Ida Bagus Putu Widnyana, S.H kepadaPOS-KUPANG.COM dalam rilisnya, Selasa (21/5/2019) pagi menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti perkara penyelewengan Alokasi Dana Desa (DD) dan Dana Desa (DD) Pada Desa Salama Kecamatan Reok Tahun Anggaran 2015, 2016 dan 2017 yang melibatkan bendahara desa dan konsultan.

"Alasan pelaksanaannya kami laksanakan di Rutan agar prosesnya lebih cepat. Proses ini menandai perkara tipikor yang sedang ditangani Cabjari Manggarai di Reo tersebut sudah memasuki proses penuntutan. Dalam proses ini saya dibantu oleh Varian Jati Utomo, S.H," kata Bagus.

PKK Matim Dilantik, Bupati Agas Minta Buat Hal Sederhana Untuk Sejahterakan Masyarakat

Ia menerangkan,perkara yang dilimpahkan ini bermula ditemukannya beberapa pekerjaan fisik yang tidak selesai dan kekurangan volume pekerjaan yang didanai oleh APBDes Desa Salama sehingga Usman selaku Kepala Desa Salama harus mendekam dipenjara akibat perbuatannya itu.

"Dalam proses persidangan ternyata ditemukan fakta adanya keterlibatan tersangka A dan tersangka SJT sehingga kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik Cabjari Manggarai Di Reo. Ini merupakan kelanjutan dari perkara korupsi sebelumnya yang melibatkan Usman selaku Kepala Desa Salama. Di mana perkara tersebut telah melalui proses penyidikan dilanjutkan proses persidangan pada Pengadilan Tipikor Kupang dan putusan terhadap perkara tersebut telah in kracht van gewijsde atau berkekuatan hukum tetap, dalam putusan menyatakan Usman bukan pelaku tunggal sehingga kami menindaklanjuti temuan tersebut," papar Bagus.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved