Bupati Tahun Ancam Rumahkan Kades Yang Belum Asistensi RAB

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun langsung geram begitu mendengar jika hingga pertengahan bulan Mei baru 30 SP2D dikeluarkan untuk mencairkan dana desa

Bupati Tahun Ancam Rumahkan Kades Yang Belum Asistensi RAB
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Bupati Tahun Ancam Rumahkan Kades Yang Belum Asistensi RAB 

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun langsung geram begitu mendengar jika hingga pertengahan bulan Mei baru 30 SP2D yang dikeluarkan untuk mencairkan dana desa dari total 266 desa di Kabupaten TTS.

Ia mengancam, akan merumahkan para kepala desa yang belum melakukan asistensi penyesuaian RAB dan perencanaan guna melengkapi persyaratan pencairan dana desa tahap 1.

Kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten TTS, Minggus Mella, Bupati Tahun meminta agar mengeluarkan surat penegasan bagi para kepala desa yang belum melakukan asistensi di tingkat Kabupaten TTS. Jika dalam waktu tiga hari tidak datang melakukan asistensi, maka akan di rumahkan sementara.

Polisi Tangguhkan Penahanan Ketua GNPF-U Bogor Terkait Dugaan Penyebaran Berita Bohong

" Bagaimana ini, mereka (para kepala desa) yang kelolah uang kita yang kejar-kejar mereka untuk proses pertanggungjawaban dan pencairan. Keluarkan surat penegasan bagi kepala desa yang tidak bisa ikut aturan, kalau masih melawan kita rumahkan," tegas Bupati Tahun saat melakukan peninjauan proses asistensi Rab dan Perencanaan di kantor BPMD Kabupaten TTS, Sabtu (18/5/2019) sore.

Bupati Tahun mengatakan, masyarakat dan pemerintah Kabupaten TTS sangat rugi jika sampai dana desa ditarik kembali ke pusat karena ulah para kepala desa.

Menurutnya, saat ini untuk mendapatkan bantuan dari pusat yang bunyinya miliaran rupiah sangat sulit.

Sedangkan dana desa yang sudah siap ditransfer hanya karena ulah oknum di desa lalu tidak bisa cairkan dan ditarik kembali ke pusat, maka ia akan mengambil sikap tegas.

Tolak People Power, Ratusan Anggota Ormas Jawa Tengah Dukung TNI Polri Amankan Pemilu

" Saya tidak akan main-main, kalau sampai ada desa yang dana desanya tidak cair karena ulah kepala desa akan saya rumahkan. Kasihan masyarakat di desa kalau dana desa sampai ditarik kembali ke pusat," ujarnya.

Kepala BPMD Kabupaten TTS, Minggu Mella menjelaskan, dari 266 desa di Kabupaten TTS yang sudah melakukan asisten di Kabupaten sebanyak 200-an desa. Dari jumlah tersebut, yang sudah selesai melakukan asistensi dan berhasil terposting sebanyak 115 desa.

Sedang sebagian lagi masih melakukan perbaikan hasil evaluasi penyesuaian RAB dan Perencanaannya. 15 desa sudah siap untuk dikeluarkan SP2D sehingga total ada 45 desa yang mengantongi SP2D.

Ia tidak menampik jika dalam proses asistensi di tingkat Kabupaten tak jarang pihaknya harus menjemput paksa dokumen Rab dan Perencanaan ke desa karena pihak desa tak kunjung datang untuk melakukan asistensi.

" Kita terus kejar agar sebelum Minggu ke tiga Juni semua persyaratan pencairan dana desa tahap 1 seluruh desa di Kabupaten TTS bisa lengkap sehingga dananya bisa dicairkan. Kita juga melakukan upaya jemput paksa untuk desa-desa yang belum datang sama sekali. Kita terus berupaya agar dana desa bisa dicairkan sebelum batas waktu," sebutnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved