Viral Produksi Tempe Dicuci Air Selokan, Pengusaha Tempe di Manikin Kupang Imbau Jaga Kebersihan
Beberapa hari belakangan warga Kota Kupang dikejutkan pemberitaan terkait produksi tempe yang menggunakan air selokan.Ini dampaknya
Penulis: Ryan Nong | Editor: Adiana Ahmad
Viral Produksi Tempe Dicuci Air Selokan, Pengusaha Tempe di Manikin Kupang Imbau Jaga Kebersihan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Beberapa hari belakangan warga Kota Kupang dikejutkan pemberitaan terkait produksi tempe yang menggunakan air selokan.
Pemberitaan tersebut muncul setelah video acara sidak tim Kelurahan Bakunase dan Satuan Polisi Pamong Praja di Sentra Produksi Tempe RT.11/RW.04 Kelurahan Bakunase Kecamatan Kota Raja Kota Kupang viral di media sosial.
Viralnya informasi dan pemberitaan terkait produksi tempe menggunakan air selokan di RT.11/RW.04 Kelurahan Bakunase mempengaruhi tingkat permintaan tempe.
• Mubazir, Nyaris Tak ada Aktivitas Jual Beli di Pasar Kolhua Kota Kupang
Salah satu pengusaha tempe, Wahyu Harry Prayogo (49) menyayangkan kondisi tersebut. Ia menyebut, tidak semua perusahaan tempe dapat digeneralisir demikian.

Pemilik Rumah Tahu Tempe SJ yang memproduksi tahu dan tempe itu mengatakan bahwa ada pengusaha dan pengrajin tahu tempe yang memproduksi tahu tempe dengan standar kesehatan yang terjamin. Bahkan ada perusahaan telah terdaftar dan lulus uji dari Dinas Kesehatan dan BPOM.
• VIDEO: HEBOH! Pengrajin Tempe Bakunase Gunakan Air Selokan Untuk Produksi Tempe
Sehingga ia bahkan ingin meyakinkan masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya bahwa tempe yang diproduksi di Kupang Ibukota NTT itu dapat memenuhi standar kebersihan dan kualitas yang baik.
Pengusaha yang memproduksi tempe dan tahu di pusat produksi Sendy Jaya di RT.06/RW.03 Manikin, Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang itu bahkan mengimbau kepada sesama rekan sejawat, para pengrajin dan pengusaha tahu tempe untuk menjaga kebersihan dan higienitas produk mereka, termasuk dengan pemakaian air bersih.
“Saya himbau rekan rekan pengrajin dan pengusaha tahu dan tempe di kota Kupang supaya bisa menjaga kualitas produksi dengan mengedepankan kebersihan dan higienitas produk yang dihasilkan,” ujarnya kepada POS-KUPANG.COM di tempat produksinya pada Jumat (17/5/2019).
• Viral Produksi Tempe Bakunase Gunakan Air Selokan, DPRD Kupang Turun Tangan
Ia mengatakan bahwa, usaha makanan seperti usaha tahu tempe merupakan usaha jangka panjang yang juga berkaitan erat dengan kesehatan konsumen atau masyarakat sehingga harus betul betul dijaga kualitasnya.
Ia menuturkan, tempat usahanya ia bangun dengan standar yang ditentukan dari sisi kesehatan dan telah memiliki ijin dengan nomor registrasi 503.1/0123/DPM-PTSP/IV/2018 dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kupang NTT.
“Kita disini betul betul menjaga kualitas produksi, air yang kita gunakan juga air bersih, sarana untuk merebus juga kita gunakan Stainles, tidak gunakan drum jadi kualitasnya benar benar kita jaga,” katanya.
• Pengrajin Tempe Bakunase Mengaku Sudah Minta Air bersih di Pemerintah
Ia menambahkan, tidak hanya itu, bahkan tempat produksi juga disterilkan dan para pekerja yang bekerja menggunakan pakaian kerja yang ditambahi celemek. Mereka bahkan diwajibkan menjaga kebersihan di ruang produksi pada saat sebelum, sedang dan setelah melakukan produksi.
Pantauan POS-KUPANG.COM di Rumah Tahu Tempe SJ, para pekerja sedang memproduksi tahu dan tempe sibuk dengan tugasnya masing masing. Ada yang bertugas merebus kacang kedelai dalam wadah Stainles, ada yang meniriskan dan memindahkan kedelai. Ada juga yang bertugas untuk mencetak tahu.
