Prabowo Maunya Apa sih? Tuduh Pemilu Curang tapi Enggan Buktikan di MK

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Prabowo Maunya Apa sih? Tuduh Pemilu Curang tapi Enggan Buktikan di MK
KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menghampiri wartawan usai bertemu dengan Sri Sultan HB X di Kantor Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (8/4/2019). 

Prabowo Maunya Apa sih? Tuduh Pemilu Curang tapi Enggan Buktikan di MK

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Prabowo menuduh telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

Kendati demikian, pihak Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga (BPN) enggan untuk mengajukan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya.

Padahal, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyatakan dalam hal terjadi perselisihan penetapan perolehan suara hasil Pilpres, pasangan calon dapat mengajukan keberatan kepada MK dalam waktu paling lama tiga hari setelah penetapan oleh KPU.

AHY dan Bima Arya Nekat Bertentangan dengan Prabowo, Begini Pandangan Mereka

Kisah Caleg di TTS, Ada yang Sekali Coba Langsung Lolos, Ada Empat Kali Coba Baru Terpilih

TKN Sebut Kata BPN Ada TPS Siluman di Desa Nanggerang, Ternyata yang Menang 02

Seungri Tertangkap Kamera ke Tempat Gym Setelah Pembatalan Penahanan

Lantas, apa sebenarnya yang diinginkan Prabowo-Sandiaga?

Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, keputusan untuk tidak mengajukan gugatan ke MK merupakan langkah yang juga diatur secara hukum.

Namun, Dahnil tak menjawab secara tegas langkah apa yang akan diambil oleh Prabowo-Sandiaga untuk menggugat hasil pilpres jika tak mengajukan gugatan ke MK.

"Apa yang kita lakukan, upaya mencari keadilan secara politik, kita serahkan pada masyarakat, Pak prabowo akan ikuti suara rakyat," ujar Dahnil saat ditemui media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Dahnil membantah ketika ditanya apakah mengikuti suara rakyat artinya akan ada pengerahan massa dalam jumlah besar untuk menolak penetapan hasil pilpres.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved