Ustadz Abdul Somad
Aa Gym Imbau Hati-hati dalam Berbicara, Ustadz Abdul Somad Singgung Polisi Tebang Pilih
AA Gym misalnya, meminta agar semua untuk berhat-hati. Sebeb menurutnya, semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
Pesan tersebut terkait penangkapan yang terkesan tebang pilih.
Namun, Ustaz Abdul Somad tak terang-terangan soal siapa yang ditangkap namun ia mengibaratkan dengan es lilin dan es kobar.
"Banyak WA yang masuk ke saya supaya minta tanya langsung ke bapak, Ustaz Somad tolong tanyakan kenapa Es Lilin ditangkap Es Kobar enggak, ini tidak bisa saya jawab," ujar Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad mengatakan seharusnya Kaporli memberikan klarifikasi dan penjelasan.
Hal tersebut demi menghindari rusaknya hubungan masyarakat dengan kepolisian.
"Dan ini musti ada dari Mabes (Polri) menjelaskan, dan kalau itu dijelaskan dengan seksama apa yang terjadi di sana ada pihak ketiga yang merusak hubungan," ujar Ustaz Abdul Somad.
"Apalagi di samping kita adalah Islam, tapi kita juga budaya Timur, budaya komunikasi yang baik, budaya Melayu, budaya adat istiadat kita malah kita lebih unik."
Mendengarkan pernyataan dari Ustaz Abdul Somad yang menjelaskan soal pertanyaannya, Kapolri Tito Karnavian hanya mengangguk.
Hal tersebut terjadi karena Tito Karnavian tak memiliki waktu untuk menjawab pertanyaan dari Ustaz Abdul Somad
• RSUD Ruteng Bangun Patung Ben Mboy
• NasDem Dapat Kursi Pimpinan Dewan di 15 Kabupaten di NTT
Tak cuma itu Ustaz Abdul Somad lantas mendoakan agar suasana di Indonesia tetap damai.
Belum jelas ke mana arah pertanyaan Ustadz Abdul Somad kepada Kapolri Tito Karnavian.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, pemberitaan sedang ramai terkait dengan sejumlah kasus hukum yang menjerat beberapa tokoh.
Sebut saja misalnya, Egi Sudjana, Kivlan Zein, hingga Ustadz Bachtiar Nasir.
Bahkan Bachtiar Nasir akan dijemput paksa.
Mengutip Kompas.com Penyidik Bareskrim Polri akan menjemput paksa Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir sepulangnya ke Indonesia.