Senin, 13 April 2026

Ramadhan 2019

Inilah Fungsi Bulan Ramadhan dan Kedudukan Utamanya

Bagi anda yang sedang menjalankan Ibadah Puasa, pahami fungsi bulan suci ini. Inilah fungsi bulan Ramadhan sebagaimana dijelaskan Ustadz Suhardi

Editor: Adiana Ahmad
Grid.id
Puasa Ramadhan 

Inilah Fungsi Bulan Ramadhan dan Kedudukan Utamanya 

 

Suhardi, S.Ag
Suhardi, S.Ag (Dokumen pribadi)

 

OLEH : SUHARDI, S.Ag

(Penyuluh Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT).

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Segala puji bagi Allah Swt yang telah menganugerahkan berbagai macam nikmat kepada kita, sehingga kita dapat memasuki bulan suci Ramadhan 1440 H tahun ini. Semoga ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini senantiasa mendapat keridlaan Allah Swt.

Shalawat serta salam senantiasa haturkan buat junjungan kita Nabi Muhammad Saw, yang telah mengajarkan kepada kita berbagai ilmu pengetahuan yang dapat mengantar kita keluar dari zaman jahiliyah kepada zaman yang terang benderang ini yaitu zaman yang penuh dengan nilai-nilai Rabbani.

Marilah kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Takwa dalam artian menjalankan segala perintah dan meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Allah Swt.  

Para ulama dan sejarahwan Muslim menyimpulkan Fungsi Bulan Ramadhan itu sekurang-kurangnya terdiri dari lima kedudukan utama : Sebagaimana diuraikan oleh H.M. Yunan Nasution, dalam bukunya “Nilai-nilai Ibadah Puasa.

1.       Bulan Petunjuk (Syahrul-Huda)

Seperti  diuraikan dalam Al-Qur’an (Al-Baqarah : 185), pada bulan Ramadhan itu 14 abad yang lampau turun Kitab Suci itu, yang ditegaskan salah satun tujuannya ialah  untuk menjadi petunjuk (Huda) bagi umat manusia.

Artinya : “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”. (QS. Al-Baqarah : 185) 

Fungsi lainnya yang disebutkan pada ayat tersebut untuk memberikan berbagai keterangan (informasi) dan garis pemisah (demarkasi) antara yang baik (al-Haq) dengan yang buruk (al-Bathil).

Alat petunjuk itu adalah laksana lampu yang terang benderang di tengah malam yang gelap gulita, sehingga terjamin tidak akan tersesat .

Dalam masa yang relatif singkat yaitu lebih kurang 23 tahun, Kitab suci Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi umat manusia dalam segala bidang kehidupan : Aqidah, Politik, Sosial-Kemasyarakatan, Ekonomi, Akhlak dan unsur-unsur lainnya yang bersifat fundamental, diturunkan secara beransur-ansur. Juga memberikan petunjuk tentang masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved