FP2SR Dukung Kejati NTT Tuntaskan Kasus Bansos di Sabu Raijua

Kami dari FP2SR sangat menyayangkan penanganan kasus ini yang berlarut-larut

FP2SR Dukung Kejati NTT Tuntaskan Kasus Bansos di  Sabu Raijua
KOMPAS.com/Dok. HaloMoney.co.id
Ilustrasi uang 

FP2SR Dukung Kejati NTT Tuntaskan Kasus Bansos di  Sabu Raijua

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Forum Peduli Perubahan Sabu Raijua (FP2SR) mendukung Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsu dana bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Sabu Raijua.

Kasus ini sudah berlangsung lama, namun penanganannya berlarut-larut.

Hal ini disampaikan Ketua FP2SR, Erwin D. Lobo Mone, Jumat (10/5/2019) malam.

Menurut Erwin, kasus dugaan korupsi dana bansos di Sabu Raijua itu dengan anggaran sekitar Rp 35 miliar dan pengusutannya telah dilakukan Kejati NTT sejak beberapa tahun lalu. Namun, penangannya berlarut-larut.

"Berbeda dengan kasus lainnya ,sepeti kasus embung dan tambak garam yang sama ditangani oleh Kejati NTT, yang sudah sampai pada putusan. Kami dari FP2SR sangat menyayangkan penanganan kasus ini yang berlarut-larut," kata Erwin.

Wajib Kepo! Jangan Mandi Pada Jam ini, Bisa Sebabkan Kerusakan Pada Jantung

Bupati Malaka Audiens Dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri Bicara Identitas Warga Malaka di Luar Negeri

Dijelaskan, sebagai masyarakat Sarai yang peduli terhadap penanganan kasus korupsi di Sarai sangat merindukan serta mengharapkan terwujudnya suatu pemerintahan yabg bersih, berwibawa serta bebeas dari praktik KKN serta perbuatan tercela yang hanya merugikan masyarakat.

"Karena itu, menurut hemat kami, dibutuhkan penanganan anti korupsi yang sangat serius dengan secepatnya menuntaskan kasus yang sudah selesai tahap penyidikan, sebagaimana disampaikan Kejati NTT beberapa kesempatan yang lalu," katanya.

Dikatakan, dalam kasus itu, penyidik Kejati NTT telah memeriksan sekitar 300 saksi untuk mendalami kasus tersebut.

FP2SR juga, lanjut Erwin memohon kepada Presiden RI selaku panglima tertinggi dalam penegakan hukum memeberi perhatian khusus terhadap penuntasan kasus dugaan korupsi dana bansos di Sarai.

"Karena kasus ini sudah berjalan lama sampai tahap penyidikan dan hanya masih menunggu hasil audit dari BPKP Perwakilan NTT. Dengan penuh harapan, kami memohon kepada bapak Presiden RI untuk memberi perhatian dan dukungan bagi aparat Kejagug RI, khususnya Kejati NTT untuk menuntaakan kasus ini," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved