KRB Flotim Soroti Kepemimpinan Bupati dan Wabup Flotim

Koalisi Rakyat Bersatu ( KRB) Flores Timur Soroti Kepemimpinan Bupati dan Wabup

KRB Flotim Soroti Kepemimpinan Bupati dan Wabup Flotim
POS-KUPANG.COM/FOTO wento
Massa KRB Flotim mendatangi DPRD Flotim di Kota Larantuka, Kabupaten Flotim, Pulau Flores, Kamis (9/5/2019) siang. 

Koalisi Rakyat Bersatu ( KRB) Flores Timur Soroti Kepemimpinan Bupati dan Wabup

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Aksi damai Koalisi Rakyat Bersatu ( KRB) Flores Timur (Fotim), Kamis (9/5/2019) sekitar pukul 11.00 Wita di Kejaksaan Negeri Larantuka, Polres dan DPRD Flotim.

Tak hanya soroti dugaan korupsi yang pernah dilaporkan sebelumnya. FRB juga menyoroti kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Flotim, Anton Gege Hadjon, dan Agus Payong Boli.

Miliki Satu Ginjal, Bertolens Liufeto Meninggal Saat Ditetapkan Menjadi Anggota DPRD TTS Terpilih

Mengutip pernyataan tertulis, KRB Flotim menegaskan implementasi program "Desa Membangun Kota Menata," justru menciptakan dugaan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme dan dugaan penyalahgunaan wewenang.

FRB menyebut pembangunan jembatan tambatan perahu (JTP) di Sagu, air bersih di Kecamatan Ile Boleng, hibah kepada kelompok masyarakat, pembangunan talud pengaman pantai di Bubu Atagamu, Kecamatan Solor Selatan menjadi bukti lemahnya perencanaan, penganggaran dan penunjukan pelaksana. Hasilnya mubazir dan tidak dimanfaatkan.

Masih Ingat Kasus KDRT di Oebobo Kota Kupang? Ini Perkembangannya

Pembangunan gedung baru Kantor DPRD Flotim dianggarkan Rp 34,9 miliar diduga kuat menyalahi peraturan perundang-undangan. Perencanaan lemah, cacat prosedural dan ditenggarai menyalahgunakan kewenangan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved