Wabup Langoday Lantik 28 Pejabat, Ini Pesannya

Pejabat Wakil Bupati Kabupaten Lembata Thomas Ola Langoday Lantik 28 Pejabat, Ini Pesannya

Wabup Langoday Lantik 28 Pejabat, Ini Pesannya
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday saat melantil 28 pejabat di Aula Kantor Bupati, Rabu (8/5/2019). 

Pejabat Wakil Bupati Kabupaten Lembata Thomas Ola Langoday Lantik 28 Pejabat, Ini Pesannya

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Wakil Bupati (Wabup) Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday, melantik 28 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, Rabu(8/5/2019).

Saat memberikan sambutan, Wabup Thomas tak banyak bicara. Ia hanya mengungkap sebuah filosofi yang harus diperhatikan semua pejabat dan para ASN di daerah tersebut.

14 Tahanan Kabur dari Mapolresta Palembang Ditangkap, 16 Orang Masih Kabur

28 Pejabat yang dilantik itu, di antaranya, Camat Nubatukan, Stanis Kebesa Langoday dimutasikan sebagai Camat Ile Ape, menggantikan Kalusaba Mustadir. Pasalnya, Camat Kalusaba dimutasikan sebagai Camat Nagawutung yang selama ini diemban Laurens Ofong sebagai Plt Camat.

Berikutnya, Camat Wulandoni, Mundus Asan dimutasikan untuk jabatan Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata menggantikan Ansel Bahy yang dimutasikan untuk jabatan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata.

POM Ende Lakukan Pemeriksaan Pada Takjil

Sementara Jabatan Camat Wulandoni dijabat oleh Frans Dangku, yang sebelumnya sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daeran (BPBD) Kabupaten Lembata.

Sedangkan Camat Nubatukan yang sebelumnya diemban Stanis Kebesa Langoday digantikan oleh Maria Anastasia Barabaje yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Sekcam Nubatukan.

Dalam sambutannya, Wabup Thomas mengungkapkan sebuah filosofi bagi para ASN terlebih para pejabat yang dilantik itu. Filosofi itu baik juga untuk semua komponen yang ada di daerah itu.

Begini isinya. Jagalah hatimu karena hatimu akan melahirkan pikiranmu. Perhatikan pikiranmu karena pikiranmu akan melahirkan perkataanmu.

Perhatikan perkataanmu karena perkataanmu akan melahirkan perbuatanmu. Perhatikan perbuatanmu karena perbuatanmu akan melahirkan kebiasaanmu. Perhatikan kebiasaanmu karena kebiasaanmu akan melahirkan karaktermu.

Perhatikan karaktermu karena karaktermu akan menentukan masa nasibmu, menentukan masa depanmu. "Jadi yang paling penting adalah hatimu. Karena bekerja dengan hati dan keikhlasan, karena yang dilakukan itu baik untuk masyarakat," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved