Ramadhan 2019
Empat Amalan Di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Ini empat amalan di Bulan Suci Ramadhan yang wajib kamu ketahui
EMPAT AMALAN DI BULAN RAMADHAN

H. Marhaban Adhang, S.HI
“Penyuluh Agama Islam”
Kantor Kementerian Agama Kota Kupang
Puji syukur pada Allah SWT. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Rasulullah SAW dan para ahli keluarganya yang suci dan mulia.
Setiap kali Ramadhan tiba, hati kita bersuka-cita. Betapa tidak, Rasulallah SAW berpesan,
“Telah datang kepada kalian Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah. ALLAH wajibkan kepada kalian puasa dibulan ini. (Di bulan ini), akan dibukakan pintu-pintu langit, dan di tutup pintu neraka, serta setan-setan dibelenggu. Demi ALLAH, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan”
Selain berpuasa sebagai amalan utama kita di bulan Ramadhan, bulan ini juga dipenuhi gemilang keberkahan amalan-amalan lainnya. Pada kesempatan khutbah yang singkat ini, selaku khatib, saya akan membahas empat amalan utama agar kita mampu mengoptimalkan bulan Ramadhan sebaik-baiknya.
Pertama: Ramadhan adalah bulan Alquran.
Allah SWT menegaskann dalam Al qur surat Al baqorah ayat 158
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) (QS al-Baqarah: 185).
Karena Alquran adalah petunjuk Ilahi, maka ketika semua buku dimulai dengan permohonan maaf penulisnya, khawatir ada salah sumber atau salah ketik, Alquran memulainya dengan pernyataan yang sangat tegas, “tak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa”.
Sayangnya, seringkali kita merasa sudah sangat menguasai Alquran, padahal membacanya saja masih malas. Maka, Ramadhan ini kesempatan untuk mengulang bacaan kita.
Rasulullah SAW pernah meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan Alquran baginya. Ibnu Mas’ud berkata, “bagaimana aku bacakan Alquran sementara ia turun padamu?” Rasulullah SAW menjawab, “aku senang mendengarnya dari (orang) lain.”
Demi mendengar bacaan Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW menitikan air mata dan meminta Ibn Mas’ud untuk menghentikan bacaannya. Ayat yang membuat beliau SAW menangis adalah: