Inilah Tanggapan DPRD Kota Kupang Soal Penyegelan Kantor Lurah Alak

Anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan, penyegelan Kantor Kelurahan Alak, Kota Kupang merupakan dampak pemberhentian PTT

Inilah Tanggapan DPRD Kota Kupang Soal Penyegelan Kantor Lurah Alak
Pos Kupang.com/Gecio Viana
1. Yoktan Y. Tosi (44), seorang PTT di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak Kota Kupang melakukan aksi "Segel Kantor" Kelurahan Alak Kecamatan Alak, Kota Kupang, Jumat (3/5/2019) pagi. 

Inilah Tanggapan DPRD Kota Kupang Soal Penyegelan Kantor Lurah Alak

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan,
penyegelan Kantor Kelurahan Alak, Kota Kupang harus diakui sebagai dampak dari kebijakan pemerintah memberhentikan tenaga PTT.

Adrianus menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (4/5/2019).
Menurut Adrianus, dampak dari penyegelan itu tentunya, menyebabkan terhambatnya aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah setempat.

"Ini sangat merugikan masyarakat secara umum sehingga tidak boleh dibiarkan berlarut larut," katanya.
Dikatakan, pihak yang melakukan penyegelan pun tentunya punya alasan yang mendasar sehingga melakukan aksi tersebut.

Ini Arahan Mendagri Kepada Pemprov NTT

KPU Nagekeo Mulai Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 Tingkat Kabupaten

"Oleh sebab itu, pemerintah harus dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang baik kepada pihak yang menyegel untuk mendapatkan solusi yang tepat sehingga aktivitas pada kantor lurah itu bisa kembali normal," katanya.

Dikatakan, paling lambat pekan depan atau Hari Senin (6/5/2019) kantor ini sudah bisa beraktivitas kembali guna memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Pendekatan yang harus dilakukan adalah pendekatan persuasif dan kekeluargaan," saran Adrianus.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved