Breaking News

Gadis Asal Pontianak Disekap Berhari Hari Lalu Dicabuli

Kasus pencabulan dialami seorang gadis bernisial NT (14) asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Editor: Rosalina Woso
Net
Ilustrasi 

Direktur Reskrimum Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Veris Septiansyah menjelaskan korban ditemukan di salah satu hotel di Pontianak.

“Lima hari yang lalu, korban meninggalkan rumah. Lalu kemudian ditemukan tadi siang Minggu (28/4/2019), sekitar jam dua oleh teman-teman kita di lapangan, dan ditemukannya pun di salah satu hotel di Pontianak,” ucap Direktur Reskrimum Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Veris Septiansyah, Senin (29/4/2019) dikutip dari TribunPontianak.com.

Pelaku menyetubuhi korban beberapa kali

Hewan Mati Mendadak, Dinas Pertanian dan Peternakan Identifikasi, Diduga akibat Perubahan Iklim

Rel yang Diangkut Terlepas, 1.800 Penambang di Afrika Selatan Terperangkap di Bawah Tanah

Pelaku yang ditangkap bersama dengan korban mengaku telah menyetubuhi NT beberapa kali.

“Jadi setelah dibawa ke Polda, dan diinterogasi, pelaku mengaku bahwa dirinya telah menyetubuhi korban. Diajak berbuat tidak senonoh,” ujar Veris Septiansyah.

Sementara menurut keterangan ayah korban, PN, putrinya disetubuhi sebanyak tiga kali.

Korban juga diancam kepalanya akan dibenturkan ke tembok bila tak mau melayani pelaku.

Anak saya dipaksa, Kalau tak mau diperkosa, nanti kepalanya dibenturkan ke dinding. Anak saya dipaksa dan diancam,” kata PN dikutip dari TribunPontianak.com, Minggu (28/4/2019).

Polisi hingga kini juga masih menyelidiki terkait dengan dugaan penculikan.

Dikatakan oleh Veris, pelaku pencabulan tersebut hanya satu pelaku saja, di mana dilihat dari KTP-nya pelaku adalah seorang PNS dan berdomisili di Pontianak.

Korban trauma hingga tak kenali ibunya

Saat pertama kali ditemukan, korban terlihat sangat ketakutan bahkan beberapa kali jatuh pingsan.

Ipah sang ibu, menuturkan bila saat ini kondisi putrinya begitu memprihatinkan.

Trauma yang dialami NT sangat berat. Korban bahkan tak mengenali ibunya sendiri.

"Dia takut sama saya. Dengan mamaknya sendiri saja takut. Nangis dia. Nggak kenal dia. Malah nangis dia, jatuh pingsan terus. Berkali-kali jatuh pingsan," ungkapnya dikutip dari Kompas.com.

"Saat ini dia trauma berat. Masih belum diperiksa kepolisian," tambahnya.(*)

Sumber: Suar.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved