Akun Instagramnya Dibanjiri Komentar Nyinyir, Ustadz Yusuf Mansur Jawab Begini

Akun Instagramnya Dibanjiri Komentar Nyinyir, Ustadz Yusuf Mansur Jawab Begini

Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
Instagram/ Ustadz Yusuf Mansur
Akun Instagramnya Dibanjiri Komentar Nyinyir, Ustadz Yusuf Mansur Jawab Begini 

Akun Instagramnya Dibanjiri Komentar Nyinyir, Ustadz Yusuf Mansur Jawab Begini

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur mulai menjawab komentar nyinyir yang ditujukan kepadanya.

Jawaban ustadz yang mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin ini diunggahnya dalam akun Instagram, Kamis (25/4/2019).

Ada tiga unggahan yang terkait dengan komentar nyinyir yang ditujukan kepada Ustadz Yusuf Mansur.

Jawaban Ustadz Yusuf Mansur yang dinilai adem dan merendah ini, mendapat banyak dukungan dari para Netizen.

Mereka juga berharap, agar semuanya bisa menghargai dan menghormati para guru, baik yang pada Pilpres 2019 lalu berada di kubu pasangan Jokowi-Maruf Amin maupun yang berada di kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

Berikut postingan Ustadz Yusuf Mansur yang diunggah di akun Instagramnya, @yusufmansurnew:

Tak Hanya Ustadz Yusuf Mansur, Unggahan Tuan Guru Bajang Pun Banjir Komentar Nyinyir

 

4 Kali Tak Hadir Deklarasi Kemenangan & Syukuran, Sandiaga Yakin Pemilu Berlangsung Jujur dan Adil

Update IG Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Abdul Somad, Aa Gym Pasca Pilpres Jokowi vs Prabowo

#1

Dulu blm paham soal rasio... Soal manfaat. Soal bad debt. Soal normal debt. Soal neraca. Soal inflasi. Soal pajak. Soal ketahanan dlm negeri. Soal kerjasama luar negeri. Soal ambang batas. Dan lain2, yg terkait dg negara dan pemerintahan. Skrg, alhamdulillaah. Tambah ga paham, hehehe. Doain dah. Banyak2 saya minta maaf.

#2

Program sosial, mulai dari kayak bedah rumah, bikin jembatan, jalanan, lampu penerangan, bedah sekolah, bangun rumah daerah bencana, sangat masif dilakukan kami2 di daqu. Dg izin Allah. Bantuan jg donasi kwn2 dan Paytren. Sip. Jd berita gembira. Bukan ria insyaaAllah. Sbb ria anaknya ust akib, hehehe. HappyAfternoon ya.

#3

Ilmu itu berkembang. Wawasan itu berkembang. Ini saya upload jawaban saya. Agar bs jd pelajaran tambahan buat kita2 yg suka belagu dlm berpendapat. Pelajaran dari video saya sendiri, hehehe. Silahkan digeser2 ya. Dua postingan jd 1. Semoga manfaat.

Meskipun baru saja diunggah, namun sudah mendapatkan ribuan like dari para pendukungnya.

Selain itu juga komentar-komentar positif dari para Netizen. Bahkan, meskipun ada satu-dua Netizen yang berkomentar nyinyir, langsung mendapat serangan dari para pendukung Ustadz Yusuf Mansur.

Komentar para Netizen di kolom Ustadz Yusuf Mansur
Komentar para Netizen di kolom Ustadz Yusuf Mansur (Instagram)

Singgung Move On

Ustadz Yusuf Mansur mengunggah nasihat tentang mereka yang merasa dihina, dilemahkan, dikecilkan.

Atau mereka yang sedang sedih, terpuruk, hancur. Bahkan yang tdak bosa move on.

Unggahan Ustadz Yusuf Mansur ini seperti memberi jawaban atas semua komentar nyinyir yang dialamatkan kepadanya gara-gara Pilih Jokowi di Pilpres.

Hampir di semua unggahan Instagramnya, Ustadz Yusuf Mansur banjir komentar nyinyir.

Bahkan, tidak jarang yang merendahkan dan menghina dirinya.

Berikut unggahan Ustadz Yusuf Mansur di akun Instagramnya, @yusufmansurnew, Rabu (24/4/2019).

Buat yg lg ngalamin kesedihan, keterpurukan, kehancuran, ketiban masalah,

kebebanan sesuatu yg seakan ga sanggup mikulnya

lg merasa kecil, merasa kehina, ada yg ngecilin, ada yg ngehina, lemah, ada yg melemahkan...

Ini video lama. Siapa tau bisa bikn kwn2 jd move on.

Sbb hikmah itu, ada banget.

Tar didatangkan. Asal ikhlas. Ridha. Sabar. Syukur.

Dan emang yg gini2, sekolahnya, ga ada.

Lsg di kehidupan. Dicoaching lsg sama Allah.

Percaya aja. Bhw sesungguhnya, apapun ceritanya,

Allah sedang ngaturin dan nyiapin, yg jauuuuhhhh lbh baik buat kita.

Bismillaah walhamdulillaah.

Ok ya? Smile.

Sepahit apapun, segelap apapun, sesempit apapun, sekacau apapun

Allah ada u/ nemenin kwn2 semua.

Dan semua itu, yakinin, bakal bikin tambah kuat.

Scr ada banyak hal indah dan manis di kehidupan ini,

emang kudu dimasak dg serangkaian penderitaan dan kepahitan.

Itu proses memasaknya. Pas matengnya, amazing.

Buat yg kurang lama dimasaknya, justru hrs kurang puas.

Tar matengnya jg kurang.

So, saat bermasalah, jgn minta buru2 beres juga.

Nikmati aja. Yg penting paham, ada Allah.

Yg nemanin, yg nguatin, yg nenangin, yg nentremin.

Postingan ini pun direspon beragam oleh Netizen.

Berikut beberapa di antaranya:

@diahdedet: Saya salah satu org yang senang dengan ustadz tapi sekarang ko jadi berbalik ?? kemarin niat mau masukkan anak ke pesantren ustadz sekarang ko g ya... Smoga kita sama2 selalu ditunjukkan mana yang baik

@riandharia: Klau ada org awam pilih 01 wajar tapi klau se org ustaz mendukung 01 saya gak hbs pikir jelas bgt di belakang 01 ada penista agama

@byme07: Sy sedih kok pak Ustad mendukung orang yg jelas2 curang, pembohong, penipu, sdh menipu rakyatnya 4,5 thn, yg bikin indonesia banyak hutang, rakyat sengsara, dimana hati nurani pak Ustad?

@rahayub.mulyati: semoga ustadz bisa melewati ujian materi dunia ini..wass...punten, sy unfollow, krn uym mengunfollow UAS, sesam ulama..hiks ??

@aulia_rahman0176: Semangat ya pak ustadz.. Jangan pernah berhenti untuk menebar kebaikan

@rfkystwn: Jelasin ke publik dong tad masalah kecurangan?

@muhibbin_abah_guru: Semoga ustadz selalu diberikan kesehatan

@raisaseptia: Tetap semngattt ustad

@widodo2246: Semoga pak Ustadz panjang umur dan sehat selalu.aamiin

@sulandha_toraalbugishy: Ustd apa hukumnya pelaku curang tdk jujur dalam islam??

@detiekurniawati08: Iya ustadz hidup ini tidak seperti yg kita inginkan tapi seperti yg kita jalani jadi seberat apapun hadapi saja dg belajar ikhlas sambil menunggu keputusan Allah yg maha pengatur dan maha bijaksana dan maha membolak balikan hati semoga kita termasuk yg di ridhoi Allah ya...Aamiin. 

Profil Ustadz Yusuf Mansur

Nama Ustadz Yusuf Mansur sejak Pilpres 2019 bergulir, begitu menyedot atensi publik.

Bagaimana tidak, ketika ulama lainnya terang-terangan berada di sisi Capres 02 Prabowo Subianto, Ustadz Yusuf Mansur boleh dibilang berdiri di barisan depan pendukung Capres 01 Joko Widodo.

Atas sikap politiknya itu, Ustadz Yusuf Mansur pun kerap dinyinyiri netizen.

Siapakah Ustadz Yusuf Mansyur?

Berikut profil dan perjalanan karier Ustadz Yusuf Mansur

Dilansir dari wikipedia, Yusuf Mansyur terlahir dengan nama Jam'an Nurkhatib Mansur.

Ia lahir dari keluarga Betawi berkecukupan pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrifíah dan sangat dimanja orang tuanya.

Sejak kecil, ia anak yang cerdas, sehingga tampak kecerdasannya itu dari cara menangkap pelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Chairiyah Mansuriyah Jembatan Lima, Tambora Jakarta Barat.

Madrasah ini didirikan Uyutnya, KH Muhammad Mansur yang dikenal dengan panggilan, Guru Mansur

Belakangan sekolah dikelola Uwanya, KH Ahmadi Muhammad.

Yusuf Mansur memanggilnya, Ayah Mamat.

Sejak usia 9 tahun, Kelas 4 MI (Madrasah Ibtidaiyah), ia sering tampil di atas mimbar untuk berpidato pada acara Ihtifal Madrasah yang diselenggarakan setiap tahun menjelang Ramadhan.

Tamat MI , kemudian melanjutkan ke MTs (Madrasah Tsanawiyah) Chairiyah Mansuriyah, yaitu lembaga pendidikan yang dikelola oleh keluarganya, KH Achmadi Muhammad.

Dan Yusuf Mansur, adalah siswa paling muda usianya dibandingkan dengan teman-temannya yang lain.

Karena di usia 14 tahun, ia lulus dari Mts Chairiyah Mansuriyah, pada tahun 1988/1989, sebagai siswa terbaik.

Dari Mts Chairiyah Mansuriyah, kemudian ia melanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol sebagai lulusan terbaik.

Lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di Fakultas Hukum, Jurusan Syari'ah di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hal ini tertuang dalam pengantar bukunya "Lukmanul Hakim Mencari Tuhan yang Hilang" yang diungkap oleh Prof Dr H Amin Suma, MA MH.

Namun, berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor.

Terjun ke Bisnis, Sampai Dipenjara

Pada tahun 1996, ia terjun di bisnis informatika.

Sayang bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit hutang dan membuatnya masuk rumah tahanan selama 2 bulan.

Hal serupa kembali terulang pada tahun 1998.

Saat di penjara itulah, ia menemukan hikmah tentang sedekah.

Selepas dari penjara, ia mencoba memulai usaha dari nol lagi dengan berjualan es di terminal Kali Deres.

Berkat kesabaran dan keikhlasan sedekah pula akhirnya bisnisnya mulai berkembang dari semula berjualan dengan termos, lalu gerobak sampai kemudian memiliki pegawai.

Hidup Yusuf Mansyur mulai berubah saat ia berkenalan dengan seorang polisi yang memperkenalkannya dengan LSM.

Selama bekerja di LSM itulah, ia membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang.

Buku yang terinspirasi oleh pengalamannya sewaktu di penjara saat rindu dengan orang tua.

Tak dinyana, buku itu mendapat sambutan yang luar biasa.

Yusuf Mansur sering diundang untuk bedah buku tersebut.

Dari sini, undangan untuk berceramah mulai menghampirinya.

Di banyak ceramahnya, ia selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contoh-contoh kisah kehidupan nyata.

Gaya bicaranya yang simpel dan apa adanya saat berdakwah membuat isi ceramah mudah dicerna dan digemari masyarakat.

Ia sekarang tengah menggeluti bisnis network yaitu VSI (Veretra Sentosa Internasional).

Yusuf Mansur juga menggagas berdirinya Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA) yang mencetak penghafal Qur'an melalui pendidikan gratis bagi para dhuafa yang ada di Pondok Pesantren Daarul Qur'an Bulak Santri.

Alamatnya di Jl Ketapang Poncol, Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Dana dari program ini diambil dari sedekah jamaah Wisata Hati.

Data diri:

Nama: Yusuf Mansur

Instagram: @yusufmansurnew

Lahir: Jakarta, 19 Desember 1976

Kebangsaan: Indonesia

Nama lain: Ustadz YM

Pekerjaan: Pimpinan Pesantren, Penceramah, Pengusaha, Penulis

Istri: Siti Maemunah

Anak: Wirda Salamah Ulya Mansur, Qumii Rahmatal Qulub Mansur, Muhammad Kunn Syafii
Mansur, Muhammad Yusuf Al Haafidz Mansur, Aisyah Humairoh Hafidzoh Mansur

Orang tua: Abdurrahman Mimbar (Ayah), Humrifíah (Ibu)

Karya:

Buku Mencari Tuhan Yang Hilang

Sinetron Religi Maha Kasih

Film dan Sinetron Kun Fayakuun. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved