25 KK di Desa Manusak Dipastikan Terima Rumah Program BSPS 2019

Sebanyak 25 KK di Desa Manusak Kabupaten Kupang Dipastikan Terima Rumah Program BSPS 2019

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/: Edi Hayong
Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes 

Sebanyak 25 KK di Desa Manusak Kabupaten Kupang Dipastikan Terima Rumah Program BSPS 2019

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, telah didata dan berhak menerima bantuan perumahan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) T-1 tahun 2019.

Seluruh data penerima diajukan ke pemerintah kabupaten dan tim khusus akan melakukan verifikasi kelayakan untuk penerima sehingga tidak muncul kecemburuan sosial.

Jemaat GMIT Talitakumi Pasir Panjang Sambut Peserta Pawai Paskah dengan Tarian Daerah

Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes, S.H menyampaikan hal ini kepada POS- KUPANG.COM, Senin (22/4/2019).

Arthur mengatakan, sebagian besar warganya memang belum semua memiliki rumah layak huni.

Untuk itu kehadiran program BSPS ini sangat terbantu sehingga warga tidak perlu memikirkan soal bagaimana membangun rumah sendiri.

Adhi Koroh Prediksi PKPI Rebut 4 Kursi DPRD Kabupaten Kupang

Sesuai petunjuk bahwa tiap desa total warga penerima sebanyak 25 KK dan pihaknya sudah mendata itu.

"Saya tentu berharap dalam waktu dekat bisa dibangun. Warga sangat gembira mendapatkan program BSPS ini. Saya juga sampaikan kepada warga lain yang tidak masuk dalam daftar bahwa ini bantuan dari pemerintah dan ada tim verifikasi jadi bukan soal suka dan tidak suka. Ini agar tidak ada kecemburuan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, warga Kabupaten Kupang pada tahun 2019 ini mendapat bantuan perumahan dari program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) T-1 tahun 2019.

Bantuan dari pemerintah pusat ini sebanyak 1.775 unit rumah yang tersebar di 19 kecamatan.

Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Fary Dj Francis, MM usai bertatap muka dengan para kepala desa/lurah, BPD dan camat se-Kabupaten Kupang di Oelamasi, Selasa (2/4/2019) mengapresiasi positif.

Bantuan perumahan ini, kata Fary, tentu sangat membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan. Diharapkan para penerima mentaati persyaratan yang sudah diatur dalam aturan.

Dikatakannya, kehadiran dirinya untuk bertatap muka dengan para kepala desa/lurah dimaksudkan untuk mendorong pemerintah agar setiap bantuan dapat terlaksana di lapangan.

Pengalaman menunjukan bahwa setiap program bantuan kadangkala tidak dilaksanakan sehingga menjadi mubazir. Untuk itu bantuan perumahan yang ada bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Bentuk bantuan berupa dana stimulan yang besarnya Rp 17,5 juta/unit. Perinciannya Rp 15 juta untuk pengadaan bahan dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang.

Bahan bantuan stimulan itu dalam arti tidak diperoleh di desa seperti semen, besi, batako, seng dll itu yang diadakan menggunakan dana Rp 15 juta itu. Bahan lokal di desa diharapkan bisa dimanfaatkan," kata Fary.

Menurutnya, bantuan rumah program BSPS tahun 2019 ini, Kabupaten Kupang paling banyak dan ini patut diapresiasi positif.
Seluruh dananya akan masuk ke rekening penerima bantuan dan teknisnya akan dibelanjakan bersama-sama. Diharapkan pada April-Mei ini sudah mulai dilaksanakan di lapangan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved