Pegawai Puskesmas di Kota Kupang Akan Magang di BPOM Kupang

Para pegawai puskesmas di Kota Kupang akan magang gunakan Rapid Test Kit di BPOM Kupang

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Foto bersama Kadis Kesehatan Kota Kupang, dr Ari Wijaya, Kepala BPOM Kupang Drs. Sem Lapik, Apt., M.Sc.Tech, Kepala Puskesmas Bakunase, dr Ivonny Ray dan sejumlah staf Dinas Kesehatan Kota Kupang di depan Depot Bakso 99 Kuanino, Kota Kupang, Selasa (2/4/2019) siang. 

Para pegawai puskesmas di Kota Kupang akan magang gunakan Rapid Test Kit di BPOM Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Para pegawai dari 11 puskesmas yang ada di Kota Kupang akan mengikuti magang di Balai POM Kupang, Selasa (2/4/2019).

Mereka akan mengikuti magang dalam rangka penggunaan Rapid Test Kit pada pangan sehingga memiliki kemampuan uji cepat pada produk pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya.

Diduga Menjanjikan Bantuan Rumah, Seorang Caleg di TTU Diadukan ke Bawaslu

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ari Wijana seusai melakukan kunjungan ke Depot Bakso 99 Kuanino dan Istana Bakso Selasa siang.

"Saya sudah minta izin ke kepala Balai POM, 11 Puskesmas magang di BPOM untuk pemeriksaan Rapit Test Kit," katanya.

BREAKING NEWS: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Lagi Dalam Kasus Korupsi Proyek Embung di TTU

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat Kota Kupang untuk selektif dalam memilih rumah makan. Ia menganjurkan masyarakat untuk makan di rumah makan yang telah memiliki sertifikat laik sehat.

"Kota Kupang saat ini merupakan kota jasa dimana usaha makan dan minuman dimana-mana. Warga kota Kupang harus cermat tempat harus ada sertifikat layak sehat. Itu berarti kami sudah periksa," paparnya.

Kepada para pengusaha rumah makan, pihaknya berharap adanya kerja sama yang baik dalam mengurus kelengkapan administrasi dan kelayakan rumah makan demi masyarakat.

Dijelaskannya, pihaknya bersama Balai POM Kupang rutin melakukan kunjungan tiga bulan sekali ke rumah makan yang ada di Kota Kupang.

Namun demikian, karena jumlah usaha jasa rumah makan yang mencapai 600 rumah makan dan depot air minum sebanyak 300 depot, lanjut dr Ari, pihaknya hanya mengambil beberapa sampel untuk diuji. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved