Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 28 Maret 2019

Tuhan telah mendengar keluhan dan penderitaan umat Israel, oleh karena itu Tuhan ingin memberi mereka masa depan melalui pembebasan dari perbudakan

Editor: Ferry Jahang
Dok Pribadi
Pendeta Messakh D 

Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 28 Maret 2019
Oleh: Pdt DR Mesakh A P Dethan Mth

Mau Berubah? Jadilah Garuda yang Terbang Tinggi Bukan Katak alias Kodok Dalam Tempurung

MASYARAKAT kita terus berubah dari waktu ke waktu. Tidak ada seorang pun yang bisa luput dari perubahan.

Karena perubahan bukan soal suka atau tidak suka. Setiap orang mau tidak mau terseret dalam arus perubahan yang berlangsung secara terus-menerus dan cepat.

Hal ini terjadi bukan saja dari faktor individu yang bersangkutan baik dari segi pemikiran maupun kemampuan yang berkembang sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga struktur masyarakat dunia juga berubah dari waktu ke waktu.

Soekanto mengatakan bahwa perubahan- perubahan yang terjadi pada masyarakat merupakan gejala yang normal.

Pengaruhnya bisa menjalar dengan cepat ke bagian-bagian dunia lain berkat adanya komunikasi modern (Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, 2009:259).

Menurut Emile Durkheim perubahan yang terjadi sebagai hasil dari faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik ke dalam kondisi masyarakat modern yang diikat solidaritas organistik.

Apa sebetulnya yang berubah? Perubahan yang paling nyata adalah pola pikir, sikap sosial, norma, nilai-nilai, dan berbagai pola perilaku manusia di dalam masyarakat.

Pemikiran ini sejalan dengan pemikiran dengan Selo Soemardjan dan Samuel Koening.

Menurut Selo Soemardjan merujuk pada perubahan lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang berpengaruh pada sistem sosialnya. Perubahan ini mencakup nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku.

Sedangkan Samuel Koening perubahan sosial merujuk pada modifikasi dalam pola kehidupan manusia. Modifikasi tersebut bisa terjadi karena sebab dari internal dan eksternal yang mengakibatkan perubahan.

Apa yang dikatakan Koening ini yang mau dilakukan oleh Nabi Musa bagi bangsa Israel, dimana terjadi modifikasi pola hidup sesuai kehendak Allah, dalam kehidupan internal Israel dan bukan menurut modifikasi kehidupan secara eksternal dibawah kendali penindas.

Hidup di dalam kendali Allah yang membawa pembebasan atau hidup dibawah kendali Firaun yang menindas selamanya. Kehidupan Israel harus berubah dan perubahan itu mendesak dan perlu bagi mereka.

Perubahan memang sangat dibutuhkan, terutama perubahan untuk mencapai hal-hal yang lebih baik. Perubahan bukan saja menjadi rencana manusia, tetapi juga menjadi rencana Allah.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved