Penyelundupan 41 Komodo Asal Pulau Rinca, Diduga Terjadi Sejak 4 Tahun Lalu

Dugaan dan kecurigaan tentang penyelundupan Komodo ke luar itu sudah diketahui sejak 3 atau 4 tahun lalu.

Penyelundupan 41 Komodo Asal Pulau Rinca, Diduga Terjadi Sejak 4 Tahun Lalu
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Komodo di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 

Kepala BTNK Awang menjelaskan bahwa pendalaman tersebut melibatkan kepolisian.

"Sedang kami lakukan penyelidikan dan pendalaman bersama Polres Mabar," kata Awang saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (27/3/2019).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Gusti Rinus, mengaku baru mengetahui kejadian tersebut.

"Saya baru tahu informasi ini. Saya masih di Kupang, nanti kami akan rapat dengan pihak TNK," kata Gusti.

Sangat Merugikan NTT

Gubernur NTT Viktor Laiskodat marah dan sangat kecewa ketika mendapat kabar 41 ekor Komodo hendak diselundupkan ke luar negeri.

"Pak Gub marah dan kecewa jika itu benar Komodo asal taman nasional," kata Staf khusus Gubernur NTT, Sarah Lerry Mboeik kepada Pos Kupang, Rabu (27/3) malam.

Gubernur Viktor kata Lerry, meminta kepolisian Polda Jawa Timur melakukan penyidikan dan segera mengambil langkah tegas untuk mengungkap kasus tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata NTT, Wayan Darmawa menjelaskan, kasus tersebut sangat disesalkan karena sangat merugikan pariwisata di NTT.

Sebab, binatang langka tersebut adalah salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke NTT.

Halaman
1234
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved