BREAKING NEWS- Di Lembata-NTT, Bocah Lusia Tewas Disengat Listrik
Lusia Bota Duan, bocah berusia 4 tahun di Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tersengat listrik. Buah hati Kristin
Penulis: Frans Krowin | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Lusia Bota Duan, bocah berusia 4 tahun di Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tersengat listrik. Buah hati Kristina Solo Purek Lolon itu tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Hal ini diungkapkan Kepala Desa Lamatokan, Mikhael Merine Purek dan Thobias Eka, kepada Pos Kupang.Com, Rabu (27/3/2019) petang. Ia mengatakan itu ketika dikonfirmas soal informasi mengenai kasus meninggalkan bocah lusia gara-gara tersengat listrik, Selasa (26/3/2019).
Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com, menyebutkan, nasib malang yang menimpa bocah Lusia itu terjadi setelah ia membantu ibunya membeli kopi dan gula di kios, tak jauh dari rumah di Desa Lamatokan.
Thobias menuturkan, pagi itu, bocah ini bermain-main bersama anak seusianya di dekat rumah. Setelah bermain, si bungsu itu mandi lalu berganti pakaian kemudian disuruh ibunya untuk membeli kopi di kios dekat rumat.
Saat itu korban membawa uang Rp 5.000. Dari uang tersebut, korban membelanjakan kopi seharga Rp 3.000 sehingga mendapat uang kembalian Rp 2.000 dalam satuan Rp 1.000 uang logam.
Setelah mendapatkan uang kembalian, korban lantas pulang ke rumah. Dan, setiba di rumahnya, ia hendak menyimpan uang tersebut di dekat televisi yang diletakkan di atas meja. Saat itu, di atas meja tersebut, ada sebuah terminal listrik yang dalam keadaan menyala.
Sejak itu, korban tak lagi keluar rumah. Mamanya Kristina Solo juga tak tahu kalau putri bungsunya itu sedang bertarung nyawa di dalam rumah. Sebab tak ada tanda sedikit pun kalau anak berusia 4 tahun tersebut harus menemui ajal seperti itu.
Setelah agak lama, kakak korban, Leonardus Lawi (13) tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Ia sangat kaget saat melihat adik perempuannya itu tertidur di atas lantai dalam keadaan mengenaskan.
• BREAKING NEWS-Diduga Terlibat Narkoba, Dua Oknum Polisi dan Satu ASN di Maumere Ditangkap Polisi
Melihat itu, ungkap Thobias, Leonardus lantas berteriak histeris memanggil-manggil mamanya. "Mama, mama, mengapa Lusia begini?" tanya kakak korban kepada ibunya.
Mendengar itu, mama Kristina lantas masuk ke dalam rumah kemudian menggoyang-goyang badan anaknya itu. Lantaran tak ada respon, ia lantas meminta bantuan tetangga untuk segera memanggil petugas kesehatan dan seorang dukun untuk menyelamatkan buah hatinya itu.
Namun usaha itu sia-sia. Sebab bocah ingusan itu telah merenggang nyawa sebelum petugas kesehatan memberi pertolongan medis. Dalam peristiwa itu, korban dinyatakan meninggal dunia karena tersengat listrik. Korban dimakamkan, Rabu (27/3/2019). (*)