BERITA POPULER: Pertengkaran Jin & V BTS, Zodiak Paling Misterius dan Jadwal MotoGP Argentina
BERITA POPULER: Pertengkaran Jin & V BTS, Zodiak Paling Misterius dan Jadwal MotoGP Argentina
Penulis: Eflin Rote | Editor: Eflin Rote
Gara-garanya, pihak FIM Panel Steward dapat kiriman protes yang dilayangkan empat tim pabrikan MotoGP.
Mereka adalah Aprilia, KTM, Suzuki dan Honda.
Diungkapkan, kalau motor MotoGP Ducati yang ditunggangi Andrea Dovizioso diduga melanggar aturan teknik FIM (Federasi Balap Motor Dunia) halaman 232.
Disebutkan perangkat yang ada di motor MotoGP Ducati, tepatnya di bagian bawah di swing arm belakang gak sesuai dengan regulasi.
Regulasi hal 232 itu tertuang, aero body alias aero fairing sesuai aturan FIM harus jadi satu kesatuan.
Padahal perangkat seperti airscoop di bawah swing arm motor MotoGP Ducati itu sudah diaplikasikan sejak tes pramusim MotoGP 2019 di Sepang dan Losail beberapa waktu lalu.
Diungkapkan soal fungsi perangkat itu untuk mengarahkan udara dingin ke ban.
Aplikasi perangkat itu sebagai solusi buat Danilo Petrucci lantaran bobot badannya relatif berat.
Musim lalu, ban belakang motor MotoGP Ducati Danilo Petruci gampang aus.
Meski diprotes oleh empat tim pabrikan, namun pihak panelis steward FIM menolaknya.
Tak puas dengan keputusan itu, protes soal kontroversi motor MotoGP Ducati itu naik ke pengadilan banding MotoGP.
Keputusan banding tersebut diputuskan hari ini, Jumat (22/3/2019) pukul 11:00 waktu Eropa tengah.
Hanya Yamaha tim pabrikan MotoGP yang tidak turut melayangkan protes yang mempertanyakan legalitas komponen di motor MotoGP Ducati.
Bisa saja, Yamaha tidak merasa dirugikan dengan komponen motor MotoGP Ducati.
Atau kemungkinan, Yamaha lebih mengurusi internal ketimbang eksternal.
Apalagi, sudah melakukan langkah perubahan tetapi performa Yamaha M1 andalan Valentino Rossi dan Maverick Vinales belum bisa meladeni kemampuan motor lawan sepert Honda dan Ducati.
Tak hanya itu, Ducati bukan motor MotoGP pertama yang mengadopsi perangkat baru.
Artikel selanjutnya bisa kamu baca dengan KLIK DI SINI.
(pos-kupang.com/eflin rote)