Berita Puisi
Puisi: Ini Puisi-Puisi Edisi Minggu Pos Kupang Kali Ini
Puisi-Puisi Bruno Rey Pantola : Kukunyah sebatang doa, Sebelum tertelan di dalam dada. Aku didatangi para raja papah.
Penulis: PosKupang | Editor: Apolonia Matilde
Puisi-Puisi Bruno Rey Pantola
Doa (1)
Kukunyah sebatang doa
Sebelum tertelan di dalam dada
Aku didatangi para raja papah
Menyuguhiku sepasang mata
Untuk menoleh dan menatap
Senyum-senyum ringkih senyap
Di antara belukar duka pengap
Karuania Sang Cinta yang sedap
Sebelumnya aku lupa menutup pintu
Dan bumi menafkahi angin karu
Dari hasil taburanku sendiri pada ketandusan abu
Yang paling hina di antara tunggul para babu
(2019)
Doa 2
Sebelum kau akan pulang dari palung hatiku
Aku tunduk mendekap dadaku erat
Di antara air mata yang tak lagi menyentuh pipi
Merebahkan beningnya pada tanah yang dekil
Sabda yang terbuat dari gumpalan darah di dada
Menjelma darah di dalam mataku
Menatap langit yang terbelah memerah
Mengisahkan tubuhku yang berani menjadi manusia
Lalu kehidupan berjalar dari nadiku.
Kuraih satu per satu
Menyulutnya pada lampu yang belum sempurna
Menjadi penerang
Di dalam kelam yang berdebum.
"jangan enyah dari rapuhku"
Kataku di dalam
(2019)
Doa 3
Di antara perjalanan malam menuju pagi
Rapal-rapal puisi yang tak pernah kudengar
menjelma doa
Berdentang di atas puncak gereja
Angelus membawa pagi ke telingamu.
(2019)
(Bruno Rey Pantola, alumni Seminari Menengah St. Rafael Oepoi, Kupang).
Puisi-Puisi Devita Dwining Pangastuti
Dompet Juga Lapar
Aku adalah patung di tepi jalan
Memasung diri dari keramaian
Tak seorangpun mempedulikan
Padahal, pakaianku necis bak artis
Tapi bedanya, kulitku legam dimakan siang
Padahal rambutku klimis mirip Elvis
Tapi orang-orang memandangku sinis
Padahal mukaku juga manis, tak terlalu sadis
Tapi badanku kurus, kering, kerontang
Aduh..
Aku merasa ada yang bergerak-gerak dari dalam saku
Benar saja, itu suara perut dompetku
Kubiarkan ia berhari-hari kelaparan
Karena amplop coklatku belum punya majikan
Aku masih harus menyuruhnya sabar
Memenjara kata-kata kotor menyeruak keluar
Seperti :
"Jangkrik, cari kerja susah benar"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/doa.jpg)