Aborsi di Kupang NTT

Kronologi dan Penjelasan Lengkap Mahasiswi Kupang NTT Lakukan Aborsi Bersama Pacar di Asrama Alor

Kronologi dan Penjelasan Lengkap Mahasiswi Kupang NTT Lakukan Aborsi Bersama Pacar di Asrama Alor.

Kronologi dan Penjelasan Lengkap Mahasiswi Kupang NTT Lakukan Aborsi Bersama Pacar di Asrama Alor
wartariau.com
Kronologi dan Penjelasan Lengkap Mahasiswi Kupang NTT Lakukan Aborsi Bersama Pacar di Asrama Alor. 

Sebelumnya, rekan pelaku tidak mengetahui bahwa kedua pelaku yang merupakan mahasiswa di salah satu universitas negeri di Kota Kupang telah melakukan aborsi.

"Sebagai teman, kami hanya membantu kami tidak tahu apa-apa," imbuh seorang rekan korban.

Selain itu, beberapa rekan korban juga mengaku bahwa pelaku, HDD merupakan anak yang suka bergaul namun tertutup soal hubungan percintaannya.

"Kalau pacarnya (KMF) juga kalau datang langsung masuk kamar. Jarang bicara dengan kami," jelasnya saat ditanya terkait karakter KMF.

Sejumlah rekan pelaku yang turut membantu pelaku hingga ke RS Mamami pun telah dipanggil oleh pihak kepolisian untuk diambil keterangan sebagai saksi.

Pol PP Kota Kupang Datangi Dua Titik Pemeliharaan Ternak Babi

Dari SLB B Karya Murni Ruteng : Kami Ingin Anak-Anak Ini Punya Talenta dan Kemampuan

Akbar Tanjung Berkunjung ke Belu Hari Ini. Ini Tujuannya

Mereka berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, pantauan POS-KUPANG.COM di kamar pelaku aborsi telah dipasang garis polisi.

Kamar KF di Asrama Pemda Alor dipasang garis polisi, Senin (25/2/2019).
Kamar KF di Asrama Pemda Alor dipasang garis polisi, Senin (25/2/2019). (POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti)

Kasus dugaan tindak pidana Aborsi yang melibatkan pasangan mahasiswa KF (21) dan HD (20)

di Asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, membuat ketua RT setempat, Edy Manafe resah. Pasalnya, kasus yang sama bukan baru kali ini terjadi di wilayah RT-nya.

Edy, mengaku baru mengetahui informasi kasus tersebut, lewat media. Kepada POS-KUPANG.COM, Senin (25/2/2019) sore, di kediamannya, Edy menuturkan, di wilayah RT 13 tersebut memang rawan terjadi tindak kejahatan.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved