18 Pasien DBD Masih Rawat Intensif di RSUD Bajawa

Sebanyak 18 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) masih dirawat intesif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa di Kabupaten Ngada.

18 Pasien DBD Masih Rawat Intensif di RSUD Bajawa
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Ilustrasi: Petugas medis di RSUD Komodo Labuan Bajo sedang menangani pasien DBD beberapa minggu lalu. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sebanyak 18 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) masih dirawat intesif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa di Kabupaten Ngada.

Pasien itu dintaranya pasien anak 11 orang dan orang dewasa 7 orang.

Direktur RSUD Bajawa, drg. Maria Wea Betu, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan, pasien tersebut masih butuh istirahat dan harus dirawat intesif.

Jika keadaan sudah membaik akan diijinkan pulang oleh pihak rumah sakit.

Sadis ! Begini Cara Pasangan Luar Nikah Habisi Nyawa Bayi Mereka di Asrama Pemda Alor

"Yang masih dirawat 18 orang. Pasien anak 11 dan pasien dewasa 7 orang. Mereka masih dirawat yang lain sudah pulang karena sudah sembuh," ujar drg. Maria, Senin (25/2/2019).

Ia menyebutkan selama Januari 2019 jumlah pasien DBD yang pernah dirawat di RSUD Bajawa ada 60 orang. Terdiri dari pasien anak 50 orang dan pasien dewasa 10 orang. Yang meninggal dunia pada Januari itu hanya 1 orang.

Sedangkan untuk bulan Februari 2019 data hingga Sabtu (23/2/2019) sudah mencapai 67 orang.

Pasien DBD itu masih didominasi oleh anak-anak yaitu, 45 orang dan 22 orang pasien dewasa.

MIN Nagekeo Tidak Ijinkan Siswa Bawa Motor ke Sekolah

"Februari 2019 jumlah 67 pasien DBD. Pasien anak 45 orang dan dewasa 22 orang. Tidak ada yang meninggal dunia. Itu data Februari sampai hari Sabtu (23/2/2019) kemarin," ujarnya.

drg. Maria mengatakan sampai saat ini kondisi pasien DBD semakin bertambah karena memang saat ini DBD lagi wabah dan menjadi penyakit yang rentan pada bulan-bulan seperti ini.

Ia mengatakan rata-rata penyakit DBD menyerang anak-anak usia 1 hingga 17 tahun karena memang usia seperti itu rentan terkena DBD. Selain itu juga ada orang dewasa namun jumlahnya sangat sedikit. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved