Minggu, 12 April 2026

Terkait Ancaman Penutupan Lippo Mall, Manajemen Enggan Berkomentar

Manajemen Lippo enggan berkomentar terkait ancaman Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menutup Lippo Mall Kupang.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Sejumlah karyawan Lippo Plaza membersihkan sampah dan limbah. Jumat (22/2/2019). 

Terkait Ancaman Penutupan Lippo Mall, Manajemen Enggan Berkomentar
 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Manajemen Lippo enggan berkomentar terkait ancaman Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menutup Lippo Mall Kupang.

Gubernur Viktor mengancam akan menutup Lippo Mall saat melakukan sidak di  areal lahan kosong milik Pemprov NTT yang terletak di sisi barat Lippo Mall pada Kamis (21/2/2019).

Gubernur Viktor saat itu merasa geram karena melihat sampah yang berserakan di lahan kosong itu.

Tak hanya sampah, di tempat itu juga terdapat kolam limbah cair yang dialirkan melalui pipa paralon dari tempat pengolahan limbah milik Lippo.

DPRD NTT Setuju Gubermur Tutup Perusahan yang Tidak Tertib Pengolahan Sampah

Gubernur Viktor Ancam Tutup Lippo Plaza, Jimy Sianto: Itu Pukulan Telak

Teman Baik Jimin BTS Bongkar Sifat Jimin BTS di Acara I Can Hear Your Voice, ARMY Masih Cinta Ya?

Mulai Hari Ini TCash berubah Jadi LinkAja

Genangan itu bahkan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Duty Manager Lippo Mall Kupang Ady Irawan yang ditemui ditemui POS-KUPANG.COM sejak Kamis (21/2/2019) sore enggan memberi komentar.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan meninjau kubangan limbah cair yang dibuang Lippo Mall di lahan kosong milik Pemprov NTT di sisi barat Lippo Mall HPSN, Kamis (21/2/2019)
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan meninjau kubangan limbah cair yang dibuang Lippo Mall di lahan kosong milik Pemprov NTT di sisi barat Lippo Mall HPSN, Kamis (21/2/2019) (POS KUPANG/RYAN NONG)

Dua kali, Ady meminta diberi waktu karena katanya saat itu sedang sibuk berkoordinasi dengan manajemen.

Beberapa kali dihubungi via telepon pun, tidak mendapat jawaban. Demikian pula pesan sms dan wa tidak mendapat balasan.

Ketika akan ditemui kembali pada Jumat (22/2/2019) siang usai pertemuan manajemen Lippo Mall bersama tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kupang, manajer itu bergegas menuju ruangannya di lantai empat gedung Mall.

Renungan Harian Katolik Sabtu 23 Februari 2019 Markus 9: 2-13 Berubah Rupa dan Perspektif

Renungan Harian Kristen Sabtu 23 Februari 2019 Tetap Jadi Gandum Bernas Walau Ilalang Disekelilingmu

Neno Warisman: Jika Engkau Tidak Menangkan, Kami Khawatir Tak Ada Lagi Yang Menyembah-Mu

Ketika POS-KUPANG.COM meminta untuk kembali bertemu, melalui petugas keamanan Mall menyatakan bahwa orang nomor satu di Lippo Mall itu sedang mengadakan rapat bersama manajemen.

Namun setelah ditunggu beberapa saat, kembali petugas menginformasikan bahwa manajer sudah tidak berada di tempat.

Melalui telepon, POS-KUPANG.COM coba menghubungi kembali namun tiga kali panggilan tersebut disibukkan.

Kepada POS-KUPANG.COM, beberapa karyawan mall itu mengaku tidak mengetahui duduk persoalan yang terjadi hingga keluar ancaman gubernur NTT untuk menutup mall milik Lippo group itu.

Namun jika sampai ditutup, maka menurut mereka itu merupakan kebijakan “para bos”, dan mereka hanya bisa pasrah menerima nasib mereka. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved