Dukcapil Nagekeo Rekam E-KTP di SMK Negeri I Aesesa

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kabupaten Nagekeo melakukan perekaman E-KTP di SMK Negeri 1 Aesesa di Aeramo.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana saat perekaman E-KTP di SMK Negeri I Aesesa di Aeramo Kabupaten Nagekeo, Kamis (21/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kabupaten Nagekeo melakukan perekaman E-KTP di SMK Negeri 1 Aesesa di Aeramo.

Perekaman E-KTP dilaksanakan sejak Senin (18/2/2019) hingga Jumat (22/2/2019). Pihak Dinas Dukcapil Nagekeo berupaya untuk "jemput bola" guna menyelesaikan proses perekaman menjelang Pemilu 2019.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Kris Ledo melalui stafnya, Yeremias Mere, menjelaskan, jumlah yang sudah melakukan perekaman di SMK Negeri 1 Aesesa baru 130 an siswa.

Kelompok Teroris Abu Sayyaf yang Sandera Dua Nelayan Asal Wakatobi Minta Uang Tebusan Rp 10 M

Ia menjelaskan data untuk sementara dari pihak sekolah baru 454 siswa yang sudah layak merekam E-KTP dan memiliki hak pilih pada Pemilu 17 April 2019.

"Ini dalam rangka mendukung program nasional menyukseskan Pemilu 2019. Selain itu supaya anak-anak yang sudah berusia 17 tahun ke atas bisa memiliki E-KTP," ujar Yeremias, di SMKN I Aesesa Aeramo, Kamis (21/2/2019).

Dua Orang ASN dan Seorang Anggota Polri Pesta Narkoba di Rumah Dinas Wakil Gubernur Maluku

Ia mengatakan jumlah tersebut mungkin akan bertambah karena masih ada siswa yang belum terdata karena ada yang tidak masuk sekolah.

Kendala Jaringan dan Listrik

Ia mengaku kendala yang dihadapi saat melakukan perekaman E-KTP adalah jaringan dan listrik.

"Jaringan kadang eror. Kalau listrik PLN juga padam terus sehingga menghambat perekaman. Memang tidak efektif karena listrik ini sering padam," ujar Yeremias.

Ia mengatakan selama kurang lebih empat hari perekaman tidak efektif karena kendala jaringan dan listrik.

Jika listrik dan jaringan tidak eror pasti semua berjalan aman dan lancar dan yang pasti semua siswa yang akan rekam E-KTP sudah selesai.

"Hari ini jam 10.30 Wita sudah tidak bisa operasi. Setiap hari efektifnya setengah hari saja. Listrik saja yang memang kendala," tuturnya.

Ia berharap agar esok, Jumat (22/2/2019) tidak ada kendala sehingga bisa terekam semua dan diharapkan PLN memperhatikan listrik. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved