PT PKGD Salut Semangat Petani Babau Hadirkan Koperasi Produsen

Manajemen PT PKGD dalam rencana mengivestasikan modalnya untuk usaha garam salut dengan semangat petani membentuk Koperasi Produsen.

PT PKGD Salut Semangat Petani Babau Hadirkan Koperasi Produsen
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Pengurus Koperasi "Komitmen Garam Dunia" di Kelurahan Babau ketika memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019) 

POS-KUPANG.COM | BABAU - Manajemen PT PKGD dalam rencana mengivestasikan modalnya untuk usaha garam di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, salut dengan semangat petani membentuk Koperasi Produsen.

Kehadiran koperasi ini tentu akan membantu karyawan yang akan direkrut bekerja di usaha yang akan dikembangkan nanti, dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Hari Widiantoro, Community Relations Manager PT PKGD, kepada wartawan di Babau, Sabtu (16/2/2019), menjelaskan, pembentukan koperasi ini memang diketahui manajemen perusahaan ini ketika dilakukan penjaringan aspirasi warga.

Cegah Tawuran Siswa, Dinas Dikbud Kota Kupang Sosialisasi ke SD dan SMP

Saat itu warga menyampaikan bahwa kesulitan yang tengah dihadapi soal rencana pembentukan koperasi antar para petani.

Terhadap keluhan ini, manajemen PKGD kemudian menawarkan solusi agar dibentuk koperasi guna membantu para petani sendiri.

Didukung 1.186 Petani, Koperasi Produsen Komitmen Garam Dunia Dibentuk di Babau

"Jadi koperasi ini dibentuk dari jawaban sebuah proses yang dimulai dari saat jaring aspirasi dan MoU bersama. Bagai gayung bersambut karena perusahaan tempatkan masyarakat sebagai mitra. Tidak bisa mitra jalan sendiri maka diputuskan dibentuk badan hukum koperasi. Warga menyambut baik sehingga dilakukan persiapan rapat sehingga perusahaan suport. Dari niatan warga ini maka dibentuklah koperasi dan dikukuhkan melalui SK KemenkumHAM RI," jelasnya.

Menurutnya, perusahaan berharap kedepan bisa jadi mitra dalam mendukung aktifitas perusahaan misalnya kegiatan CSR juga suport logistik petani.

Perusahaan juga akan membantu manakala pengurus koperasi membutuhkan pembinaan rutin, pelatihan, juga permodalan. Untuk usaha produktif, koperasi ini juga bisa bermitra dengan pemerintah dan pihak swasta lainnya.

Harapannya koperasi ini ke depan makin kuat dan mandiri dalam bermitra dengan pihak manapun.

Pihaknya, kata Hari, menghargai otoritas dan independensi koperasi karena ada AD/ART dan perusahaan suport program pelatihan. Setiap keputusan ada pada koperasi.

Apabila pengurus menjalin kemitraan kepada siapapun itu hak pengurus koperasi karena ada komitmen dalam hal pemberdayaan koperasi ini menjadi lebih maju ke depan.

Untuk diketahui, para petani di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT bersepakat membentuk koperasi produsen. Koperasi yang diberi nama "Komitmen Garam Dunia" ini mendapat dukungan dari sekitar 1.186 petani di daerah ini dan kini sudah 50 anggota aktif untuk mengembangkan koperasi mandiri ini guna membantu para petani dalam usaha mereka kedepan.

Seluruh anggota koperasi mempercayakan Ketua Kelompoknya, Yermias Batuk, Sekertaris, Lony Drince W Tuka Lubalu, Bendahara, Afliana Widia Ullu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved