Dosen Selingkuh dengan Mahasiswi

Kronologi Lengkap Dosen Politani Selingkuh dengan Mahasiswi, Digerebek Istri hingga Berujung Damai

Kasus dosen Politani Negeri Kupang, DR LL, yang diduga selingkuh dengan mahasiswinya, GMTN, berakhir damai.

Kronologi Lengkap Dosen Politani Selingkuh dengan Mahasiswi, Digerebek Istri hingga Berujung Damai
Instagram
Kronologi Lengkap Kisah Dosen Selingkuh dengan Mahasiswi, Digerebek Istri hingga Berujung Damai 

Namun hari itu karena satu dan lain hal pihak kampus belum bisa memutuskan nasib dosen tersebut.

Saat itu Doktor LL juga hadir tetapi, tidak terlihat mahasiswi yang jadi selingkuhannya, GMTN (18) ikut hadir.

Tetapi, Wakil Direktur 3 berhalangan datang karena ada kegiatan di luar.

Pertemuan digelar di Ruang Rektorat Politani Negeri Kupang.

Thomas Lapanengga pun mengungkapkan hasil pertemuan tersebut. Menurutnya, belum ada sanksi yang jelas, atau dijatuhkan.

Baik kepada DR LL maupun GMTN yang diketahui berselingkuh.

"Saya bersama kawan-kawan yang lain baru saja melakukan rapat terkait masalah ini.
Saya memang pimpinan, tapi tidak bisa ambil keputusan sendiri," kata Thomas Lapenangga di ruang kerjanya.

"Karena itulah belum ada keputusan seperti apa yang diambil," kata dia.

Thomas mengatakan, pihaknya belum bisa menjatuhkan sanksi karena belum menemukan aturan yang mengikat langsung.

"Mengenai sanksi, kita masih pertimbangkan bahwa kedua pihak sudah berdamai. Kami cari aturan mengikat langsung, tapi tidak ada," jelasnya.

Memang, menurutnya Politani Negeri Kupang memiliki aturan yang diturunkan langsung dari Kemenristekdikti dan beberapa aturan lain.

Marsel Petu dan Djafar Achmad Dilantik 7 April 2019

Undangan Pernikahan Ahok BTP dan Puput Sudah Disebar? Ketua RT Malah Bilang Begini

"Di situ kami diberikan rambu-rambu. Terutama Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) dan masalah ini. Kalau ada keputusan yang inkrah, baru kami ambil tindakan langsung. Seperti itu," tegas Thomas.

Apalagi, katanya, kedua belah pihak sekarang sudah berdamai.

4. DR LL Minta Maaf

Pantauan POS-KUPANG.COM, DR LL terlihat keluar dari ruang rapat.

Saat dihubungi via aplikasi WhatsApp, DR LL mau menjawab sedikit pertanyaan.

DR LL pun angkat suara setelah kasusnya hampir seminggu membuat heboh.

Ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan POS-KUPANG.COM melalui pesan WhatsApp (WA), Senin (14/1/2019) siang.

DR LL yang merupakan jebolan S3 Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur ini mengaku ingin menenangkan diri pasca kasus perselingkuhan yang mendera dirinya.

DR LL tidak tidak memberikan pembelaan diri dan klarifikasi terkait persoalan asmara terlarang yang menyeret namanya, istri, serta seorang mahasiswi di lembaga Politani Negeri Kupang.

LL mengatakan dirinya ingin menenangkan diri akibat persoalan yang menderanya.

Ia hanya mengaku saat ini dirinya sedang pusing menhadapi persoalan ini.

"Makasih ade...maaf saya lagi pusing...nanti saja ya," tulis DR LL.

Taruna Senior ATKP Siksa Junior hingga Tewas, Polisi: Rusdi Pukul Aldama Putra di Dada

Ramalan Zodiak Kamis 7 Februari 2019, Taurus Curiga, Gemini Religi, Leo Dapat Kejutan

Ia bahkan berkali-kali meminta maaf karena tidak bisa memberikan klarifikasi terkait kasus ini.

"Sekali lagi maaf beribu maaf. Saya mau menenangkan diri dulu ade. Maaf....ya..makasih," bunyi pesan LL.

5. Tidak Masuk Kuliah

GMTN juga tidak pernah masuk kampus usai kasusnya dengan sang dosen menjadi viral.

Sejak Kamis (9/1/2019), mahasiswi semester satu ini tidak menampakkan batang hidungnya di kampus. Ia juga tidak mengikuti proses perkuliahan sebagaimana mestinya.

Hal ini diungkapkan seorang rekan GTMN yang enggan disebutkan namanya, Rabu (16/1/2019).

Kepada Pos-Kupang.com, rekan GTMN itu mengatakan jika rekannya tidak lagi hadir mengikuti perkuliahan sejak masalah tersebut menjadi heboh.

Sebagai rekan kuliah, ia mengenal GTMN sebagai pribadi yang baik meskipun agak cerewet.

Ia bahkan mengaku kalau GTMN itu merupakan ketua tingkatan dalam kelas mereka.

"Anaknya itu baik, tapi agak cerewet. Kalau soal masalah pribadinya kami tidak terlalu tahu karena ia tidak pernah bercerita. Hanya saja teman-teman tahu dari facebooknya kalau ia berpacaran dengan seorang anggota polisi," tambahnya.

6. GTMN Curhat di Facebook

Pasca hubungan terlarangnya dengan dosen di tempatnya menuntut ilmu terbongkar, sosok GMTN menjadi sasaran komentar negatif netizen.

Namun, rupanya GTMN tampak aktif di media sosial. GTMN diketahui sempat menggunggah beberapa foto ke akun instagram pribadi miliknya.

BMKG Sampaikan Peringatan, Empat Daerah di NTT Ini Diminta Waspada

Perlakukan RM BTS Seperti Ini, Orang Ini Langsung Dihujat ARMY, Apa yang Dilakukannya?

Foto-foto tersebut disertai beberapa caption yang sepertinya mengisyaratkan persoalan yang tengah ia hadapi.

Berikut unggahannya pada 15 Januari 2019

Jangan putus asa diwaktu engkau tak berdaya karena justru diwaktu itulah Tuhan akan tunjukkan kuasa-Nya

Aku percaya ...

Sampai saat ini aku masih percaya...

Apapun yang terjadi aku tetap percaya..

Dan, sampai kapanpun aku akan percaya..

Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya..

Pada 16 Januari GMTN kembali curhat di Facebook.

Tidak ada guna nya saya menanggis dan menenggoknya ke belakang

dan menjadi trauma

tetapi saya pastikan kedepan tangan Tuhan yang kuat menopang dan memberikan jalan keluar dan kemenangan.

Unggah-unggahan tersebut mengundang komentar dari para netizen.

@kheey.anytaa: Ttap kuat dan sabar kak

David Bottomley dari Australia Raih Gelar PhD di Usia 94 Tahun, Studi S3 Selama 7 Tahun

Renungan Kristen Protestan, 7 Februari 2019: “Buta Jasmani Tak Berarti Buta Rohani”

@ithamarcus95: Sudah tau suami orang masih saja mau untk ditidurin... Jangan membawa Nama Tuhan klu snd bisa menyenangkan hati Tuhan

@intanlomi: Elaaaahhh.. Makanya jang tidor dg orang pung laki..

@rheyfunan: Stay strong bos

7. Berakhir Damai

Teka-teki bagaimana akhir kasus perselingkuhan yang diduga dilakukan Dosen Politani Negeri Kupang, DR LL, dengan mahasiswinya sendiri, GMTN (18), terjawab sudah.

Setelah sekian lama irit bicara, bahkan terkesan bungkam, DR LL akhirnya buka suara.
Penjelaskan DR LL ini disampaikan langsung di Kantor Hukum Jacob's and Partners, Jalan Ahmad Yani Oeba, Kota Kupang, Rabu (6/2/2019) siang.

Hadir memberikan keterangan, DR LL, sang istri dan putranya.

Mereka didampingi kuasa hukum sang mahasiswi GTMN, Tommy Jacob SH.

DR LL yang merupakan dosen Program Studi PTH pada Politani Negeri Kupang mengatakan
dirinya tidak ada saat penggerebekan yang dilakukan sang istri.

"Saya mau klarifikasi pemberitaan, bahwa yang terjadi saat penggerebekan itu saya tidak berada di sana (Kost GTMN)," ujarnya.

Perlakukan RM BTS Seperti Ini, Orang Ini Langsung Dihujat ARMY, Apa yang Dilakukannya?

David Bottomley dari Australia Raih Gelar PhD di Usia 94 Tahun, Studi S3 Selama 7 Tahun

Menurutnya, saat itu ia sedang mask mie di rumah.

"Waktu itu saya sedang masak mie di rumah," ujar DR LL.

Penggerebekan yang dilakukan istri bersama anak laki-laki DR LL di kost GTMN itu terjadi, Rabu (8/1/2019) sore.
Ia menjelaskan selama ini , pemberitaan yang beredar seolah-olah dirinya sedang bersama
dengan GMTN di kamar kost.

"Kejadiannya tidak seperti itu," ucapnya.

Ia datang karena mendapat laporan ada ribut-ribut di kost GMTN.

"Saya datang dibonceng oleh ipar saya dengan sepeda motor dari rumah. Dia yang bilang kalau ada ribut di kost milik GTMN," katanya.

Bukan tanpa alasan ia datang ke rumah mahasiswinya itu.

"Jadi saya datang melerai," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan kasus yang melibatkan dirinya, istri, dan GMTN ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

ia berharap klarifikasi ini dapat memulihkan nama baik semua pihak.

Termasuk nama baik dirinya dan GTMN.

"Selama ini cenderung terpojok. Jadi semoga ini bisa memulihkan semuanya," tambah dosen
yang berasal dari Lembata ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa semua persoalan keluarga itu telah diselesaikan dan diurus
dengan baik.

Ketika ditanya soal informasi ia memilih GTMN, ia menjawab bahwa semua telah diselesaikan.

"Ini lihat saja. Saya datang bersama dengan istri. Intinya semua persoalan sudah selesai," imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan Tommy Jacob selaku kuasa hukum GTMN.

Ia mengatakan persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan pihaknya sebagai mediator.

Kliennya, lanjut Tommy saat ini sedang beristirahat karena mengalami tekanan akibat peristiwa ini.
"Seperti yang telah dikatakan Pak Dosen, saat peristiwa itu Pak Dosen tidak berada di lokasi kostnya. Untuk seluruh persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan," kata pengacara muda ini

Isteri LL dan anaknya, EO, mengamini keterangan DR LL.

"Persoalan sudah selesai, memang saat kejadian, suami (dosen LL) tidak ada di sana, ia datang untuk melerai," kata sang istri.

Ketika diminta untuk berfoto, sang dosen dan istrinya meminta pengertian agar tidak difoto pada kesempatan tersebut.

8. Sikap Politani Negeri Kupang

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pertanian (Politani) Kupang, Ir Thomas Lapenangga MSi mengaku belum menerima informasi kalau Dr LL, GTMN, dan istrinya berdamai.

"Saya belum dapat informasinya. Kemarin itu yang damai antara istri (oknum dosen Politani Kupang) dan mahasiswi itu," kata Thomas menyampaikan hal itu saat dihubungi POS-KUPANG.COM per telepon, Rabu (7/2/2019) siang.

"Saya belum tahu Informasi itu karena saya baru selesai dari lapangan mempersiapkan anak-anak (mahasiswa) mau PKL. Saya lagi utamakan kegiatan-kegiatan akademik dan kalau kita urus satu dosen ini, nanti sekian banyak kegiatan akademik terbengkalai. Kan sayang," demikian Thomas.

Thomas mengatakan, masih mengkaji dan melihat perkembangan kasus tersebut.

"Kita lihat masalahnya dulu, kalau mereka sudah berdamai, sehat-sehat, sudah bersahabat dan masyarakat tidak ada komplain, ya nanti kita lihat masalahnya," katanya. (TIM POS- KUPANG.COM)

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved