Sopir Bemo Perkosa Siswi SD di Kupang

Sopir Bemo Perkosa Siswi SD di Kupang, Tetangga Beri Keterangan yang Mengejutkan

Sehari usai dilaporkannya kasus perkosaan yang menimpa YN (12) siswi SD Inpres di Kupang yang dilakukan oleh Ten alias MA (22) sopir bemo angkutan

Sopir Bemo Perkosa Siswi SD di Kupang, Tetangga Beri Keterangan yang Mengejutkan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
YN (12) saat berada dalam bemo yang dikemudikan terlapor Ten (22) di Pasar Inpres Naikoten Kupang pada Kamis (31/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sehari usai dilaporkannya kasus perkosaan  yang menimpa YN (12) siswi SD Inpres di Kupang yang dilakukan oleh Ten alias MA (22) sopir bemo angkutan kota Eminem, tetangga korban memberikan keterangan mengejutkan.

Ketika ditemui POS-KUPANG.COM di daerah Tofa, Kelurahan Maulafa Kecamatan Maulafa Kota Kupang pada Jumat (1/2/2019) siang, seorang tetangga yang mengenal keluarga YN memberi keterangan baru tentang YN.

Ibu rumah tangga itu menuturkan jika sebelum kejadian YN diajak jalan jalan dengan menumpang bemo angkutan kota yang dikemudikan oleh Ten pada Rabu (30/1/2019) siang, YN sempat curhat ke adik perempuan nomor duanya yang baru berusia 10 tahun.

“Menurut cerita adiknya, sebelum hari Rabu dia (YN) sudah curhat ke adiknya. Waktu itu, dari cerita   adiknya, YN mengaku galau dan dilema karena harus memilih satu dari antara dua pacarnya, keduanya sama sama sopir bemo,” katanya.

Ia menuturkan, selain itu, berdasarkan keterangan teman sekolahnya, YN juga sempat curhat tentang hal yang sama.

"Tetapi dari nama yang dia sebutkan, juga nama bemo angkutan kota itu, sepertinya bukan nama Ten dan Bemo Eminem," terangnya.

Mahasiswi UIN Ini Ngaku Dicabuli Dosen di Kampus, Pura-Pura Tanya Tugas Kuliah

Ayah Mertua Di Ruteng Manggarai NTT Ini Hamili Mantunya, Anak Hasil Hubungan Gelap Dibuang

Tetangga itu mengaku jika YN termasuk anak yang rajin karena biasa membantu ibunya menjaga adik bungsunya yang baru berusia tiga bulan.

Dia juga menceritakan, pada saat awal pencarian YN oleh orang tuanya, mereka sempat akan melaporkan kejadian itu kepada Polisi, namun karena dugaan hilangnya  siswi kelas VI SD itu belum sampai 24 jam, maka mereka berusaha untuk mencari di sekitar tempat tinggal dan teman temannya yang mereka kenal.

“Orang tuanya datang sekitar jam 11 malam (pukul 22.00 Wita) untuk mencari YN. Waktu itu menurut ayah YN,  seharusnya dia sudah berada di rumah sejak jam lima sore (pukul 17.00 Wita) seperti biasa. Tapi ketika ayahnya pulang kerja pada pukul 20.00 Wita dan YN belum kembali dari sekolah, maka saat itulah mereka mulai mencari YN,” katanya. (*)

 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved