Opini Pos Kupang

Damyan Godho Legenda Pers NTT, Selamat Jalan Guru, Orangtua dan Pemimpin

Saya mengingat catatan Bapak Damyan Godho atau biasa disapa Om Dami tentang SKH Pos Kupang

Damyan Godho Legenda Pers NTT, Selamat Jalan Guru, Orangtua dan Pemimpin
Pos Kupang
Damyan Godho 

Om Dami berharap bahwa apa yang ditulis tidak hanya sebagai berita saja. Tetapi sebaliknya tulisan itu harus dapat mengubah keadaan masyarakat NTT, menciptakan transformasi sosial masyarakat NTT. Sehingga komunikasi tidak tinggal komunikasi saja.

Tak mustahil bila om Dami berani membuat pernyataan-pernyataannya yang pedas kepada penyelenggara pemerintahan karena perhatiannya untuk kemajuan Negeri Flobamora tercinta.

Om Dami bersama SKH Pos Kupang berusaha untuk menjalankan profetisme pers. Profetisme pers di suatu Negara seperti di Indonesia dan satu wilayah seperti NTT bukanlah gampang. Om Dami berkehendak agar wartawan Pos Kupang berdedikasi yang tinggi dan memiliki totalitas serta menanggung risiko.

Romo Sindhunata SJ (wartawan Kompas tahun 1977-1980) menulis, dedikasi seorang wartawan adalah totalitas dan berani menanggung risiko. Akibat tulisannya wartawan berani dicari-cari polisi. Ketika mengejar berita di Lewoleba, wartawan berani menahan lapar dan mengetuk pintu rumah orang untuk minta sekadar penambahan kekuatan.

Bagi Om Dami, Pak Jacob Oetama mengajarkan dedikasi yang tinggi, setiap saat Om Dami siap ditelpon oleh Pak Jacob. Wartawan siap sedia ketika diminta berangkat ke daerah bencana atau ketika sedang ada masalah, kapan pun itu.

Catatan indah antara lain datang dari Bapak Mundus Lema, sahabatnya : RIP kakanda tercinta Damyan Godho, selesai sudah ceritera suka, duka dan perjuangan kerasulan awam di bumi Cendana Timor.

Dialah salah satu dari yang sedikit pemuda Flores yang menjadi benteng kerasulan awam dan komandan serdadu Kristus dan sejarah perjalanan Gereja Katolik di Pulau Timor, khususnya Kota Kupang mencatat tapak-tapak perjuangan heroik kak Dami terutama pada saat bersama Bung Kanis Pari menghadapi PKI di era 60-70 an. Inilah bukti bahwa dia 100 persen Katolik 100 persen Pancasila-NKRI. Slamat jalan kakanda terkasih menuju "Sao Ria Bewa Kebahagiaan Kekal-Abadi Surgawi bersama ananda Romi anak tersayang. Salve.

Wartawan Profesional

Bagi saya nama Damyan Godho telah menjadi legenda pers NTT. Ia menjadi salah satu tonggak pers NTT, beliau telah menjadi tokoh pers NTT. Tulisan ini sebagai penghargaan yang tulus pada Om Dami yang memberi keteladanan pada komitmen sebagai pekerja pers. Dia telah memberikan bimbingan dan tuntunan yang sangat bernilai.

Hingga ajal kematian menjemputnya Om Dami telah berusaha menjadi wartawan yang profesional. Kata profesional mengandung arti yang jauh lebih dalam, To profess adalah mengaku dengan seluruh eksistensi. Jadi profesi berarti pekerjaan yang dilakukan dengan sepenuh hati, dan dengan segenap jiwa, tekun dan setia dengan mutu dan disiplin serta bersedia menanggung konsekuensi sesuai dengan nilai-nilai luhur profesi itu.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved