Berita Kota Kupang

4 Pejabat Dinas Pehubungan Kota Kupang 'Dikotak', Begini Nasibnya Kini

Surat Keputusan (SK) untuk memberhentikan empat pejabat eselon III dan IV dari jabatannya ternyata sudah diserahkan siang tadi, Senin (21/1/2019).

4 Pejabat Dinas Pehubungan Kota Kupang 'Dikotak', Begini Nasibnya Kini
Pos Kupang.com/Yeni Rachmawaty
Walikota Kupang memberikan ucapan selamat kepada pejabat esalon IIb usai pelantikan dan sumpah jabatan, Jumat (18/1/2019) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore sudah menandatangani surat keputusan (SK) pemberhentian empat pejabat di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Selain menghentikan para pejabat di lingkungan Dishub Kota Kupang ini, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore juga bakal mengganti semua pegawai Dinas Perhubungan Kota Kupang, termasuk para staf dan pegawai honorer.

Perombakan di Dinas Perhubungan Kota Kupang ini dilakukan setelah Walikota Kupang Jefri Riwu Kore mencium adanya indikasi korupsi di pada pengelolaan parkir di Kota Kupang.

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore menilai banyak kebocoran dengan adanya karcis bodong yang terjadi pada penarikan parkir di Kota Kupang.

PELANTIKAN -- Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II B)  di Lingkungan Pemerintah kota Kupang, di Lantai 1 Kantor Walikota Kupang, Jumat (18/1/2019)
PELANTIKAN -- Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II B) di Lingkungan Pemerintah kota Kupang, di Lantai 1 Kantor Walikota Kupang, Jumat (18/1/2019) (Pos Kupang.com/Yeni Rachmawaty)

Saat ini di Dinas Perhubungan Kota Kupang terdapat 60-an pegawai yang berstatus honorer dan 80-an pegawai yang berstatus ASN atau PNS.

Polda NTT Tindaklanjuti Indikasi Korupsi Dinas Perhubungan, Walikota Kupang Copot 4 Pejabat Dishub

5 Fakta Mengejutkan Dibalik Tudingan Walikota Kupang Soal Mafia Di Dinas Perhubungan

Terindikasi Korupsi, Walikota Kupang Copot Seluruh Pegawai Dinas Perhubungan, Dari Staf sampai Kadin

Surat Keputusan (SK) untuk memberhentikan empat pejabat eselon III dan IV dari jabatannya ternyata sudah diserahkan siang tadi, Senin (21/1/2019).

Mereka dibebastugaskan dari jabatan untuk dapat menjalani pemeriksaan.

Kepala BKPPD Kota Kupang, Ade Manafe, di ruang kerjanya, Senin (21/1/2019), mengatakan, empat pejabat ini baru indikasi dan belum ada bukti.

Untuk memperoleh bukti maka harus melalui pemeriksaan.

Surat juga sudah sampai ke inspektorat untuk segera dibentuk Pensus (Tim Pemeriksaan Khusus) untuk melihat keterlibatannya.

Halaman
1234
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved