Berita Ekonomi Bisnis

Hingga Akhir Tahun Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Capai 30,5 Juta

Kinerja BPJS Ketenagakerjaan tahun 2018 melampaui target. Jumlah peserta dari target 29,6 juta realisasi mencapai 30,5 juta peserta

Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
istimewa
Pelayanan di BPJS ketenagakerjaan Cabang NTT, Rabu (4/7/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM. Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | JAKARTA, PK-Tahun 2018, BPJS Ketenagakerjaan mencapai hasil yang positif. Dari sisi kepesertaan ada 30,5 juta orang dan jumlah ini melampaui target yakni 29,6 juta peserta.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis menjelaskan hal ini dalam rilis yang diterima dari Penata Madya Umum dan Kearsipan BPJS Ketenagakerjaan NTT, Rival Setiyandara, Senin (7/1/2019).

Ilyas mengakui hasil yang diraih itu bukan semata karena kerja keras insan BPJS Ketenagakerjaan sendiri, tapi juga atas kerjasama yang baik antara semua pihak, yaitu Pemerintah, stakeholder, dan tentu saja perusahaan serta pekerja yang semakin menyadari pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.

Desa Tebara, Sumbar Kembangkan Komoditi Unggulan Vanili, Ketela Ungu Dan Kelor

Ditawar Rp 2 Miliar untuk Nemani Selama 3 Hari, Inilah Sosok Tubuh Artis yang Digemari Tante-Tante

Salah satu kunci peningkatan positif dari kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan, tambah Ilyas adalah dengan menggagas kerjasama-kerjasama strategis dengan Pemerintah, baik daerah, provinsi hingga pusat. BPJS Ketenagakerjaan, kata ia, telah berupaya untuk terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja agar program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan ini bisa didapatkan oleh seluruh pekerja Indonesia.

"Kemnaker melalui dukungannya pada Tim Terpadu bersama BPJS Ketenagakerjaan, memiliki peranan penting dalam menegakkan regulasi terkait ketenagakerjaan sehingga mendorong pertumbuhan positif akuisisi kepesertaan tenaga kerja sektor PU," ujarnya.

Kisah Joni Amankan Diri, Menyeberang Hutan Tunggu Mobil Polisi

Vanessa Angel Terciduk Saat Berhubungan Badan Dengan Pengusaha, Begini Reaksi Tak Terduga Sang Ayah

Khusus kinerja kepesertaan aktif segmen Penerima Upah (PU), pada tahun 2018 mencatatkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, yaitu meningkat sebesar 3,4 juta dari tahun 2017, sementara tren tahun-tahun sebelumnya kenaikan rata-rata sebanyak 1,2 juta pekerja aktif.

Faktor lain yang mendukung peningkatan kepesertaan pada pekerja segmen Bukan Penerima Upah (BPU) adalah dengan munculnya inisiatif agen Penggerak Jaminan Sosial (PERISAI).

Inisiatif ini merupakan program keagenan dengan memberdayakan masyarakat, disadur dari Sharoushi yang sukses diterapkan di Jepang dalam akuisisi jaminan sosial dari pemerintah kepada seluruh masyarakat.

 Natalia Desiyanti ! Bangga Bisa Bertemu Bapak Paus

"Perisai terbukti mampu mendorong peningkatan kepesertaan pada sektor BPU dan ini adalah hasil positif yang didukung berbagai pihak, khususnya para Perisai yang bekerja keras agar seluruh pekerja, khususnya sektor BPU dapat terlindungi", katanya.

Ilyas menambahkan, kepesertaan yang digaet oleh Perisai mencapai 530 ribu orang dari 3.700 agen aktif.

Menurutnya, hasil yang diperoleh BPJS Ketenagakerjaan tidak membuat mereka berpuas diri.

"Hasil ini tidak membuat kami berpuas diri, tahun 2019 kami mengusung tema Aggressive Growth. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai seluruh target agar manfaat yang kami berikan kepada peserta bisa optimal, untuk kebaikan seluruh pekerja di Indonesia", pungkas Ilyas.

Kerjasama dengan pihak lain, lanjutnya, didorong dengan pemberian apresiasi khusus kepada kepala daerah dan provinsi yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program perlindungan jaminan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Paritrana Awards, lanjutnya, adalah penghargaan yang diberikan kepada para kepala daerah dan provinsi, serta perusahaan yang masuk dalam kategori unggulan yang telah ditentukan panitia pelaksana.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved