Berita Manggarai Terkini

Gempa Labuan Bajo Manggarai Barat Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diharap Tak Panik

Gempa bumi tektonik berkekuatan 4.9. SR menguncang wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT, Senin (7/1/2019) pada pukul 10.48.31 WIB.

Gempa Labuan Bajo Manggarai Barat Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diharap Tak Panik
thestar.com.my
Ilustrasi penyelamatan gempa, gempa labuan bajo tak berpotensi tsunami 

POS-KUPANG.COM | MANGGARAI BARAT - Gempa bumi tektonik berkekuatan 4.9. SR menguncang wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT, Senin (7/1/2019) pada pukul 10.48.31 WIB.

Gempa Labuan Bajo berpusat di Laut Flores, NTT ini tak berpotensi tsunami.

Gempa ini merupakan gempa tektonik yang disebabkan pergerakan dari struktur sesar oblique.

BREAKING NEWS: Gempa 4,9 SR Landa Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT

Gempa 6,5 SR Guncang Wilayah Halmahera Barat

Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Halmahera Utara, Ada 18 Kali Gempa Susulan

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc. menyampaikan itu dalam siaran pers yang dikirim oleh Stasiun Geofisika Waingapu di group Info BMKG sumba, Senin (7/1/2019) siang.

Triyono menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5.0, yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4.9.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,13 LS dan 119,87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 Kilometer (KM) arah utara Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 45 Km.

Dikatakan Triyono, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Flores ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar oblique.

Triyono juga menyebutkan, guncangan gempa bumi itu dilaporkan dirasakan di daerah Labuan Bajo dan Bima dalam skala intensitas II-III MMI, dan di daerah Ruteng pada skala I-II MMI.

Kata Triyono, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Halaman
1234
Penulis: Bebet I Hidayat
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved