Berita Kabupaten TTS Terkini

Linda Sebut Belum Ada Jadwal Resmi Perekrutan P3K

BKD TTS belum mendapat kabar dari Kemenpan RB terkait perekrutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)

Linda Sebut Belum Ada Jadwal Resmi Perekrutan P3K
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Kepala BkD Kabupaten TTS, Linda Fobia

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten TTS, Linda Fobia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait jadwal pelaksanaan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pasalnya hingga saat ini belum ada petunjuk teknis terkait mekanisme perekrutan P3K melalui Peraturan Menpan dan RB.

"Saat inikan baru ada PP-nya, tetapi turunannya untuk mengatur teknis perekrutan P3K yang diatur dalam peraturan menteri Pan dan RB kan belum ada. Hingga saat ini juga belum ada arahan atau koordinasi dari Kempan dan RB terkait jadwal perekrutan P3K," ungkap Linda kepada pos kupang, Sabtu ( 5/1/2019) di seputaran Kota Soe.

Ditanya apakah proses perekrutan P3K akan sama dengan seleksi CPNS, Linda mengatakan, proses akan sama. Penentuan besar kuota P3K akan ditentukan Kemenpan dan RB setelah mendapat usulan dari masing-masing daerah melalui proses analisis jabatan dan analisis beban kerja.

Kabupaten TTS Gelar Festival Budaya Selama Dua Bulan

Para pelamar seleksi P3K akan mengikuti tes seleksi kompetensi dasar ( SKD) dan seleksi kompetensi bidang ( SKB) sebelum dinyatakan lulus menjadi pegawai dengan status P3K.

"Proses seleksinya sama saja dengan seleksi CPNS, menggunakan SKD dan SKB. Jadi mulai dari sekarang calon pelamar sudah harus belajar dengan giat. Saat ini sudah era kompetisi jadi persaingan semakin ketat," katanya.

PRMI Regional Kupang Adakan Natal Bersama dan Pelantikan Badan Pengurus

Ketika disinggung terkait hak P3K, Linda mengatakan, haknya sama dengan pegawai berstatus ASN, tetapi yang membedakan tidak mendapatkan pensiun. Oleh sebab itu, perekrutan P3K harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kabupaten TTS, terutama bagi para sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Haknya sama dengan ASN, ada gaji dan tunjangan. Bedanya hanya tidak dapat pensiun. Kita berharap peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para sarjana yang belum mendapat pekerjaan guna bersaing untuk mendapat kerja. Harus persiapkan diri dengan baik karena tes nya tidak mudah," sebutnya.

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat kabupaten TTS untuk tidak tertipu oleh bujuk rayu oknum-oknum tertentu yang menjanjikan bisa "membantu" untuk meluluskan menjadi P3K. Proses perekrutan P3K transparan dan bebas biaya.

"Jangan percaya kalau ada orang yang menjanjikan bisa membantu untuk meluluskan menjadi P3K. Ini seleksinya transparan dan tanpa biaya. Jika ada oknum yang berani menjanjikan "bantuan ", segera laporkan agar bisa diproses seusai hukum yang berlaku, " pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved