Berita Manggarai Barat Terkini

Kapal Dihantam Gelombang, Budi dan Gregorius Belum Ditemukan

Dr.Budi Prayudi dan Gregorius yang hilang setelah kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang, belum ditemukan

Kapal Dihantam Gelombang, Budi dan Gregorius Belum Ditemukan
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kapal wisata terapung setelah dihantam gelombang. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sampai Rabu (2/1/2019), Pos SAR Manggarai Barat (Mabar) belum menerima informasi atau laporan dari masyarakat terkait adanya tanda-tanda penemuang, Minggu (23/12/2018). 

"Kami belum mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya tanda-tanda akan ditemukannya dua orang yang hilang itu," kata dua orang petugas SAR Labuan Bajo yang ditemui di kantornya Rabu (2/1/2019) pagi.

Keduanya meminta agar langsung bertanya kepada Koordinator Pos SAR Mabar yang sedang bertugas ke Bandara.

Stok BBM di Waikabubak Kosong, Aktivitas SPBU Sepi

Namun setelah POS-KUPANG.COM menelepon berulang kali disertai SMS dan WA, koordinator tersebut tidak mengangkat dan menjawab.

Saat kejadian, kapal wisata itu mengangkut 11 orang, terdiri dari 6 orang wisatawan domestik, 4 orang kru kapal dan 1 orang pemandu wisata.

Bupati Manggarai Minta Proyek APBN Lapor ke Bupati, Ini Tujuannya

Kejadian tersebut berlangsung sekitar jam 04.00 Wita pagi di Selat Padar Labuan Bajo.

Sembilan orang di dalam kapal tersebut, saat itu langsung bisa diselamatkan tetapi dua orangnya hilang.

Dua orang yang hilang itu, terdiri dari satu orang wisatawan yaitu Dr. Budi Prayudi dan satu orang pemandu wisata yakni Gregorius.

Untuk diketahui, setelah kapal wisata yang bernama KM Lahila itu dihantam gelombang, tim gabungan langsung melakukan pencarian.

Pencarian tersebut berlangsung selama tujuh hari oleh tim dari SAR, TNI, KP3 Laut, Syahbandar, TNK, keluarga korban dan pihak terkait lainnya.

Selama pencarian tujuh hari itu tidak ditemukan dua orang yang dicari tersebut.

"Sesuai dengan aturannya, pada hari ketujuh pencarian ditutup. Bukan dihentikan tetapi ditutup. Lalu dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Apa bila ada tanda-tanda ditemukan maka pencarian akan dibuka kembali," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Maumere Isran Anshari Arsyad, SH saat

ditemui di posko informasi pencarian yang berada di depan terminal Pelabuhan Labuan Bajo, Sabtu (29/1/2019).

Masyarakat diminta agar segera melaporkan ke SAR atau pihak terkait lainnya bila ada tanda-tanda ditemukannya dua orang yang hilang itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved