Berita Kabupaten Ende

Tunggak Rp 2 Miliar PDAM Ende Terancam Kolaps

Tunggakan itu terbawa terus menerus setiap tahun hingga menjelang akhir tahun tercatat ada Rp 2 Miliar.

Tunggak Rp 2 Miliar PDAM Ende Terancam Kolaps
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Dirut PDAM Ende,Soedarsono. 

POS-KUPANG.COM|ENDE---PDAM Ende terancam kolaps menyusul adanya tunggakan uang di pelanggan PDAM Ende sebesar Rp 2 Miliar padahal uang tersebut akan dipergunakan untuk operasional PDAM seperti pelaksanaan pemasangan baru ataupun perbaikan jaringan yang rusak juga pembayaran gaji para karyawan.

Dirut PDAM Ende, Soedarsono mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Senin (17/12/2018) ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan PDAM Ende.

Soedarsono mengatakan bahwa tunggakan yang ada di pelanggan itu terjadi karena para pelanggan enggan membayarkan uang langganan air PDAM Ende secara rutin setiap bulan. Tunggakan itu terbawa terus menerus setiap tahun hingga menjelang akhir tahun tercatat ada Rp 2 Miliar.

Tim Rajawali Polres Sumba Timur Kembali Amankan Sejumlah Pemuda Mabuk Miras

BREAKING NEWS: Nelayan Hewa Hilang di Perairan Pantai Rako Wulanggitang

Biasanya ke Pasar Ditemani Mama, Sekarang Muzdalifah Belanja Dikawal Brondong. Bikin Pangling Loh

Soerdarsono mengatakan bahwa dalam perhituangan PDAM bahwa setidaknya setiap bulan ada masukan dari pelanggan sebesar Rp 900 Juta namun demikian pada kenyataannya hanya Rp 600 Juta atau tertunggak sebesar Rp 300 Juta. Hal itu terus terbawa hingga mencapai Rp 2 Miliar.

Menurut Soedarsono apabila hal ini terbawa terus maka bukan tidak mungkin suatu saat PDAM Ende akan kolaps karena bagaimanapun keberlangsungan PDAM Ende sangat tergantung dari pelanggan namun apabila pelanggaan enggan membayar uang langganan secara tepat waktu maka suatu saat PDAM akan mengalami kebangkrutan yang berujung pada kolaps atau gulung tikar.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved