Berita NTT Terkini

Ditawari Pengaturan Skor Rp100 juta! Ini Penegasan Pelatih PSN Ngada

Skandal pengaturan skor (Match Fixing) kembali terkuak dalam kancah sepak bola Indonesia. Kali ini tim asal NTT, PS Ngada yang sedang berlaga di Liga

istimewa
PSN Ngada 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM--Skandal pengaturan skor (Match Fixing) kembali terkuak dalam kancah sepak bola Indonesia. Kali ini tim asal NTT, PS Ngada yang sedang berlaga di Liga 3 PSSI diajak oleh manajer Persekam Metro FC Kabupaten Malang, Bambang Suryo untuk sama sama 'patungan' uang senilai Rp100 juta agar kedua tim diloloskan ke babak 16 besar Liga 3 PSSI.

Ketika ditemui Pos Kupang, Senin (3/12/2018) malam di Hotel Debitos, Kota Kupang, pelatih PS Ngada, Kletus Marselinus Gabhe yang didampingi sang manajer Bernard FD Burah membeberkan kronologi peristiwa ajakan pengaturan skor yang kini mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

Kletus menjelaskan ia sudah dihubungi Bambang Suryo via pesan What's Up pada tanggal 10 Oktober 2018. Namun pada tanggal 21 November 2018, Bambang kembali menghubungi Kletus dan mengajak PS Ngada 'patungan' uang masing masing senilai Rp100 juta dengan Persekam Metro FC Kabupaten Malang untuk meloloskan kedu tim ke babak 16 besar Liga 3 PSSI.

Polda NTT Hentikan Penyelidikan Kasus 4 Kontainer Kayu Sonokeling dari Kupang dan TTS

Kapolres Sumba Barat Himbau Warga Segera Lapor Polisi! Jangan Tunggu Pencuri Kabur

Menanggapi tawaran ini, ia sempat berujar, "kami tidak biasa main begitu. Main biasa saja. Main bola," ungkapnya.

Manajemen PS Ngada sudah siap melayangkan surat kepada PSSI untuk mengusut kasus ini. Akan tetapi, manajemen masih fokus dan berkonsentrasi untuk laga PS Ngada di babak 16 besar Liga 3 PSSI. (*)



Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved