Berita Metropolitan Terkini

Polisi Akan Kembali Tolak Permohonan Penahanan Kota Ratna Sarumpaet

Polda Metro Jaya kemungkinan akan menolak kembali permohonan penahanan kota tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet

Polisi Akan Kembali Tolak Permohonan Penahanan Kota Ratna Sarumpaet
KOMPAS.com/Sherly Puspita
Ratna Sarumpaet usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Biddokkes Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, permohonan penahanan kota tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet kemungkinan akan ditolak kembali. Pihak Ratna sebelumnya kembali mengajukan permohonan penahanan kota.

"Kemarin sudah diajukan (permohonan penahanan kota). Tentu nanti direktur (reserse kriminal umum) yang akan menentukan, karena ini besok sudah mau berkas perkara dan sudah mau dikirim (ke kejaksaan) sepertinya akan ditolak kembali," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Ia mengatakan, proses pemberkasan dalam kasus ini sudah akan rampung. Jika tidak ada halangan, lanjut dia, berkas perkara Ratna akan dikirim ke Kejaksaan.

Baca: Diduga Bantu Pelarian Eddy Sindoro, Pegawai AirAsia Diberi Rp 20 Juta

"Saat ini penyidik sedang susun resume, artinya bahwa penyidik sedang menyelesaikan tulisan kumpulan keterangan-keterangan para saksi. Nanti kalau sudah selesai penyusunan resume ini, berkas perkara langsung kami kirim ke Kejaksaan," kata Argo.

Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengatakan, kondisi kesehatan dan mental Ratna sangat menurun.

Baca: Dinyatakan Tak Langgar Aturan, Kasus Iklan Jokowi-Maruf di Media Massa Dihentikan

Ia mengatakan, Ratna harus mengonsumsi obat depresi untuk mengatasi stres yang meningkat akibat berada di dalam tahanan.

Menurut dia, obat depresi sudah dikonsumsi Ratna sejak setahun lalu. Hal inilah yang membuat pihaknya merasa perlu melayangkan permohonan penahanan kota untuk Ratna. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved