Berita Nasional

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DAK Kabupaten ini

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DAK Kabupaten ini. Dia diduga menerima hadiah atau janji terkait perolehan DAK

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DAK Kabupaten ini
KOMPAS.com/Robertus Belarminus
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DAK Kabupaten ini 

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DAK Kabupaten ini

POS-KUPANG.COM - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan akhirnya ditepkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun 2016.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Baca: Maia Estianty Menikah - ini Unggahan Foto Pakai Gaun Pengantin Bersama Irwan Mussry

Baca: Liga Champion - Jadwal Siaran Langsung di RCTI, Juventus vs Man United, Inter vs Barcelona

Baca: Siswa SMK-PP Negeri Kupang Praktikum Dasar-dasar Budidaya Tanaman, Hasilnya Menjanjikan

"KPK menetapkan TK sebagai wakil ketua DPR RI periode 2014-2019 sebagai tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Taufik diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan perolehan anggaran DAK fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016.

Basaria memaparkan, setelah M Yahya Fuad dilantik sebagai Bupati Kebumen, ia diduga melakukan pendekatan pada sejumlah pihak termasuk Taufik.

"Saat itu terdapat rencana alokasi Dana Alokasi Khusus senilai Rp 100 miliar. Diduga fee untuk kepengurusan anggaran DAK ini adalah sebesar 5 persen dari total anggaran," kata Basaria.

Dalam pengesahan APBN Perubahan Tahun 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp 93,37 miliar.

"Diduga TK menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp 3,65 miliar," kata Basaria Taufik disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurut b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001.

Baca: BREAKING NEWS: Dua Pekerja Tewas, Tiga Kritis Terkena Setrum di Maumere-Sikka

Baca: Puskesmas Harus Diakreditasi Kemenkes RI! Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Manggarai

Baca: Proyek APBN Mubazir di Manggarai Timur!

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais saat ditemui di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/20/2018) malam.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais saat ditemui di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/20/2018) malam. ((KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO))
Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved