Berita Manggarai Barat
Bupati Manggarai Barat Sebut Beberapa Proyek Terkait Tamu IMF ke Labuan Bajo
Saya tidak tahu berapa total dananya. Tetapi yang jelas ada pekerjaan lapangan terbang, listrik PLTMG, marina, jalan lintas
Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus
POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Beberapa proyek besar di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), pasalnya merupakan dampak dari persiapan kedatangan tamu IMF ke Labuan Bajo usai pertemuan di Bali pertengahan Oktober 2018 lalu.
Walaupun kedatangan tamu IMF yang berwisata ke Labuan Bajo sepi, namun ada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang berdampak positif untuk daerah itu.
Baca: Diduga Palsukan Tandatangan Bendahara! Dana Desa Masuk Rekening Istri danAnak Kepala Desa
"Saya tidak tahu berapa total dananya. Tetapi yang jelas ada pekerjaan lapangan terbang, listrik PLTMG, marina, jalan lintas utara dan juga jalan dalam kota yaitu trotoar serta lampu jalan dan air bersih," kata Agustinus kepada wartawan di Labuan Bajo, Selasa (30/10/2018).
Dirinya juga tidak tahu persis sumber anggarannya.
"Mungkin dari APBN tetapi untuk tamu IMF," kata Agustinus.
Sebelumnya diberitakan, Sekda Manggarai Barat (Mabar), Rofinus Mbon, mengakui kedatangan tamu IMF ke Labuan Bajo, tidak seperti yang diduga sebelumnya.
"Di luar perkiraan. Kami sudah siapkan semua protokoler, kami ingin perlakukan mereka sebagai tamu. Ternyata tidak karena privasinya tinggi sekali. Tidak lewat protokoler," kata Rofinus, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (20/10/2018).
Disampaikannya, para tamu IMF yang berwisata ke Labuan Bajo sifatnya personal dan mereka berhubungan langsung dengan travel agen.
"Para tamu IMF yang datang ke Labuan Bajo itu staf-stafnya, sedangkan tamu VVIP tidak datang," kata Rofinus.
Pemerintah, kata dia, sampai sekarang belum tahu persis berapa jumlah tamu IMF yang berwisata ke Labuan Bajo.
Disampaikannya, dugaan semula para tamu IMF yang datang ke Labuam Bajo dalam satu rombongan yang besar, ternyata tidak. (*)