Berita Kabupaten Sikka

NUPTK Guru Swasta di Sikka Ibarat Punguk Rindukan Bulan

Ibarat punguk merindukan bulan. Begitulah nasib dialami segelintir guru swasta SD-SMA yang belum memperoleh NUPTK

NUPTK  Guru  Swasta di  Sikka  Ibarat Punguk  Rindukan Bulan
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Stef Sumandi 

Laporan  Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE---  Ibarat  punguk merindukan  bulan. Begitulah nasib  dialami segelintir  guru  swasta SD-SMA yang  belum  memperoleh  Nomor Unik  Pendidik dan  Tenaga Kependidikan (NUPK) di  Kabupaten  Sikka, Pulau   Flores,  Propinsi Nusa  Tenggara  Timur   (NTT)    

“Koordinasi dan proses di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga  (PKO)  Sikka kurang berjalan baik.   Guru swasta seolah menanti dalam ketidakpastian sebab diminta untuk terus menunggu laksana si punguk merindukan bulan,” kata  anggota  DPRD Sikka, Stef Sumandi,  S.Fil, kepada   POS-KUPANG.COM,  Selasa  (23/10/2018) di Maumere.

Baca: Selama Tiga Hari 407 Anak Tinggal Jauh Dari Orang Tua, Ada Apa Ya?

Baca: Carli Senang Baca Buku Di Lopo Sekolah

Baca: Bikin Iri ! Meghan Markle Kelihatan Manja Banget nih ke Pangeran Harry. Pesonanya Menjalar

Baca: Ketua DPRD Kupang Pertanyakan Alasan PT GIN Beraktifitas

Baca: Penyidik Tipikor Ekspos Perkara Korupsi di Jakarta

Penjelasan   Dinas  PKO Sikka,  mengindikasikan  pemerintah tidak berperan sama sekali dalam proses pengurusan NUPTK, sehingga disarankan di-chek di sekolah bersangkutan.

“Inilah menurut saya persoalan utamanya.  Dinas PKO merasa tidak bertanggung jawab  dengan NUPTK. Padahal awal proses pengurusan NUPTK   diusulkan pihak sekolah ke Dinas PKO,” ujar Stef.

Setelah ada ‘approve’ dari Dinas PKO  dikirim ke  Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan  (LPMP) Provinsi NTT. Hasil ‘approve’  LPMP, akan dikirim ke Dirjen GTK Kemendiknas.

“Semua proses ini terbaca ketika aplikasi proses NUPTK itu dibuka melalui Unit Layanan Terpadu  (ULT) Kemendiknas.  Karena itu pernah Dinas PKO setempat  berkoordinasi dengan operator sekolah, melakukan pengecekan data berikut approve untuk dilanjutkan ke LPMP propinsi,” ujar Stef.

Stef mengetahui  masih  banyak guru di  Sikka  belum memiliki  NUPTK setelah mendatangi  ULT  Kemendiknas RI, Sabtu  (20/10/2018). Bahkan ada guru mengurus sejak tahun  2016  belum memperolehnya.

NUPTK itu sangat penting bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk  mendapatkan pengakuan eksitensi mereka. NUPTK  juga   bisa digunakan mendapatkan tunjangan lainnya termasuk sertifikasi guru. (*)


 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved