Berita Gempa Sulteng

Agus Boli Komunikasi dengan Warga Flotim di Palu Melalui Telepon

Ia berkomunikasi dengan para korban Gempa Palu, Donggala dan Sigi melalui nomor telepon salah satu relawan Pion Ratulolly.

Agus Boli Komunikasi dengan Warga Flotim di Palu Melalui Telepon
istimewa
Bantuan - Relawan asal Flotim bersama korban Gempa Palu Sulteng asal Flotim berkomunikasi dengan Wakil Bupati Flotim Agus Boli Rabu malam (17/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli mencari tahu keberadaan warganya di Palu, Donggala dan Sigi melalui aplikasi video call whatsapp Pukul 23.10 Rabu malam (17/10/2018).

Baca: Di Sumba! Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Andalkan Pendekatan Kekeluargaan

Ia berkomunikasi dengan para korban Gempa Palu, Donggala dan Sigi melalui nomor telepon salah satu relawan Pion Ratulolly.

"Pa wakil menyampaikan ucapan turut berduka cita Pemerintah Kabupaten Flores Timur atas terjadinya bencana tsunami dan gempa yang menimpa masyarakat Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah," kata Pion Ratu Lololly Kamis (18/10/2018).

Pion mengatakan Agus Boli menguatkan para korban gempa asal Flotim untuk tetap tabah menghadapi situasi yang ada.

"Pa wakil kuatkan mereka di sini jangan takut, jangan cemas, tetap tabah, dan selalu sabar. Tuhan dan leluhur Lewotana Lamaholot senantiasa menjaga dan melindungi seluruh masyarakat Flores Timur di mana pun berada, baik dalam keadaan suka maupun duka," pesannya.

Meski dalam keadaan sulit, Agus Boli berpesan agar masyarakat Palu asal Adonara tetap menjaga nilai kelamaholotan dan tidak melakukan aksi pencurian seperti diberitakan di berbagai media selama ini.

"Tidak boleh mencuri atau melakukan penjarahan dan lainnya karena itu bukan ciri orang Lamaholot yang selalu menjunjung tinggi adab kesopanan dan kejujuran," tegasnya.

Wabup Agus Boli berjanji tidak hanya hadir melalui komunikasi video call ini namun juga akan hadir secara nyata di Palu.

"Kami mohon doa semoga dalam dua tiga hari ke depan, kami bisa hadir di Palu untuk melihat langsung kondisi para korban dan melakukan upaya-upaya untuk dapat membantu para korban, baik secara pemerintahan maupun di luar pemerintahan," ungkap Agus Boli.

Korban gempa dan tsunami di Palu, Baharudin Leworaja pada saat itu menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga darinya beserta seluruh keluarganya yang saat ini sedang berada di tenda pengungsian.

"Kami sudah tiga minggu lebih ada di sini dan baru hari ini kami diberi perhatian secara baik oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur sekalipun hanya melalui komunikasi di telepon. Kami bahagia," katanya.

Dalam pada itu, perwakilan Ikatan Keluarga Lamaholot di Palu, Ama Hendrikus, meminta kepada Pemda Flores Timur agar dapat memberikan perhatian khusus bagi para korban yang rumah dan harta bendanya luluh lantak diterjang gempa dan tsunami.

"Kami tetap berupaya untuk melakukan pendekatan dengan Pemda Kota Palu untuk memberikan bantuan kemanusiaan termasuk rumah layak huni bagi para korban asal NTT. Tapi, kami juga mengharapkan agar Pemda Flores Timur bisa memberikan bantuan tersebut bagi para korban sebagai bentuk tanggung jawab moril sebagai pemerintah," harapnya. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved