Berita Kabupaten Kupang
Gubernur Viktor Panen Perdana Jagung Varietas NASA29 di Oesao
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, secara resmi panen perdana jagung varietas NASA29.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong
POS KUPANG.COM I OESAO--Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, secara resmi panen perdana jagung varietas NASA29.
Jenis jagung yang merupakan hasil temuan peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kupang ini di atas lahan kelompok tani Usaha Baru seluas 5 hektare. Varietas ini sangat cocok dengan cuaca dan iklim di NTT.

Gubernur Viktor dalam arahannya di depan petani dan Kadis Pertanian NTT, Ir. Johanes Tay, pimpinan OPD Setda NTT, Kepala BPTP Kupang, Jumat (12/10/2018) mengatakan, panen perdana jagung varietas NASA29 ini patut diapresiasi.
Baca: Berbohong Mengunjungi Kakak di Jakarta, Venina Calon TKW Asal Tarus Satgasnaker Bandara El Tari
Baca: Agus Boli Lepas Tujuh Relawan Atasi Korban Palu Sulawesi Tengah
Baca: Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Senang Ikut Gema Cermat
Baca: Dinas Pariwisata Provinsi NTT Tanam 1000 Kelor
Hal ini karena varietas tersebut merupakan hasil penelitian dari peneliti di NTT dan pemerintahannya sangat mendukung penuh. Dirinya akan terus memantau perkembangan pengembangan varietas jagung ini dan diharapkan pada tahun 2019 lahan yang masih kosong perlu ditanami jagung.

"Ini bukti bahwa petani serius bekerja. Kita harus kerja keras tidak main-main lagi. Saya jadi pimpro mendorong kita semua untuk bekerja keras mengangkat derajat daerah NTT ini. Jangan pikir soal uang karena uang itu ada tinggal kita punya semangat untuk bangun dari tidur," katanya.
Baca: DPRD NTT Minta Pemerintah Perhatikan Batas Wilayah Antar Kabupaten di NTT
Baca: Pelamar CPNS 2018 Di Nagekeo Sudah 5.121 Orang, Formasi Ini Paling Banyak Peminat!
Dirinya mendorong petani untuk bekerja dan jika mengalami kendala silahkan menemuinya menyampaikan apa yang dibutuhkan. Kalau semua serius bekerja maka keyakinannya NTT akan menjadi pasokan pangan untuk kebutuhan nasional. Tuhan telah menyediakan matahari yang begitu banyak namun warga NTT tidak mensyukuri tetapi mengeluh dan mengeluh.
"Ini zaman tidak main- main lagi tapi zaman kerja. Petani harus kerja sungguh-sungguh. NTT harus bangkit. Tuhan ciptakan NTT bukan untuk jadi daerah miskin. Kita cuma masih malas. Kita harus pegang empat hal yakni tidak boleh takut, tidak boleh bodoh, punya networking yang luas dan tidak sakit-sakitan (harus sehat). Saya yakin kalau ini kita jalankan maka NTT akan maju. Saya malu jika tidak bawa NTT maju," tegas Gubernur Viktor.(*)