Berita NTT Terkini

Gubernur NTT Sidak ke UPTD PTK dan LTSA, Ini yang Dibicarakannya

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, melakukan sidak di Kantor UPTD Pelatihan Tenaga Kerja (PTK) milik Pemprov NTT.

Gubernur NTT Sidak ke UPTD PTK dan LTSA, Ini yang Dibicarakannya
ISTIMEWA
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat sidak di UPT Pelatihan Tenaga Kerja (PTK), Rabu (3/10/2018). Nampak, Viktor memantau peserta pelatihan keterampilan menjahit. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM |KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor UPTD Pelatihan Tenaga Kerja (PTK) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. Selain di PTK, Viktor juga melakukan sidak ke Kantor Layanan Terpadu Satu Atap TKI.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Kantor Gubernur NTT, Viktor melakukan sidak lebih dahulu di PTK, kemudian ke LTSA.

Viktor dalam sidak itu mengatakan, pelatihan-pelatihan ada dan dilakukan, tapi belum bisa memenuhi kebutuhan tenaga terampil di dalam provinsi.

Baca: KPU dan Bawaslu TTS Didemo FPR, Pertanyakan Status Ganda Paket Naitboho dan Alex Kase

"Adanya PTK atau Balai Latihan Kerja, harus bisa menghasilkan tenaga-tenaga profesional dan terampil. Harus bahasanya baik dan bisa paham teknologi," kata Viktor.

Dikatakan, jangan sampai ada tenaga kerja yang bahasanya tidak baik, bahkan tidak mengerti tentang teknologi.

Baca: Seisi Rumah Dilalap Api Nyalamerta, Ina Laiskodat Rugi Rp 150 Juta

"Kita harus mengirim tenaga kerja itu, paling utama adalah kemampuan bahasa yang baik serta kemampuan mengoperasikan teknologi," katanya.

Dia mengakui, banyak orang yang dibawa dari kampung, kemudian dikirim tanpa melihat kemampuan tenaga kerja itu.

Saat di kantor PTK, Viktor menyoroti beberapa sudut di kompleks kantor itu yang masih dihiasi oleh sampah-sampah.

Namun, ada bagian yang bersih, indah dan rapai, bahkan terdapat tempat sampah,sehingga Viktor memberi pujian.

"Kalau rapi maka orang punya hati senang. Tapi kalau kotor maka hati orang tidak senang. Jadi kalau bersih, maka tidak ada yang terganggu," katanya.

Pada beberapa ruangan, Viktor memuji karena sudah rapi, ada tanaman dan juga tempat sampah.

Dia sempat memberi contoh perbedaan ketika berada di area yang bersih dan area yang kotor.
Karo Humas Setda NTT, Drs. Semuel Pakereng yang dikonfirmasi terkait sidak ini, belum merespon.

Salah satu staf protokoler Setda NTT, mengaku sidak itu dilakukan secara tiba-tiba. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved