Berita Internasional
Menikah dengan Pria Biasa, Putri Jepang Ayako Tak Boleh Tinggal di Istana, Mengharukan
Menikah dengan Kei, pria biasa, Putri Jepang, Ayako tak boleh tinggal di istana, kisahnya sangat mengharukan.
Ayako sendiri tak tahu apa niat ibunya mengenalkan mereka.
Namun, seiring berjalannya waktu, kerap pergi berdua dan menghabiskan momen bersama, mereka pun jatuh cinta.

"Semakin aku sering bertemu dengannya, aku jadi tertarik pada kepribadiannya yang baik, pintar dan tegas."
Pria lulusan Universitas Keio, Tokyo ini mengatakan kesan pertamanya tentang Ayako adalah "cerdas dan positif."
Kei mengaku jatuh cinta pada Ayako setelah tahu lebih jauh dan melihat perempuan tersebut memperlakukan orang dengan hangat dan baik.
Kedekatan mereka semakin terjalin karena keduanya sama-sama telah ditinggal orang tua untuk selamanya.
Baca: Member BTS Berduka, Kakek V Meninggal Dunia, Big Hit Entertainment Tak Mau Beri Keterangan
Baca: Rap Monster BTS Punya IQ 148 Tapi Masih Alay, Lihat Foto-fotonya Yang Bikin ARMY Kesemsem
Ibu Kei meninggal pada 2015, sedangkan ayah Ayako meninggal pada 2002.
Dirinya sengaja merahasiakan apa yang dikatakannya saat melamar Ayako.
Tapi, ia menjelaskan bahwa dia melamar di tahun ini setelah keduanya makan malam di sebuah restoran.

Awalnya, Ayako tak langsung menjawab karena harus memperimbangkan banyak hal, mengingat dia adalah bagian dari kerajaan.
"Aku rasa dia adalah satu-satunya untukku dan aku memberi jawaban positif di bulan April," jelas Ayako.
Pasangan ini sudah resmi bertunangan dengan upacara tradisional Nosai no Gi pada 12 Agustus.
Ayako dan Kei berencana menikah pada 29 Oktober 2018 di Kuil Meiji Jingu, Shibuya, Tokyo.
Namun, ada peraturan yang wajib dipatuhi keduanya seusai menikah.
Berdasarkan Undang-Undang Kerajaan, Ayako harus kehilangan status kerajaannya jika dia menikahi pria biasa.
Baca: Suga BTS Grogi dan Tersipu Malu Saat Dirangkul Taylor Swift, Lihat Ekspresinya
Baca: Kurang Tidur, Bosan Dan 8 Kebiasaan Ini Bikin Badanmu Gemuk, Bagaimana Bisa?