Pemdes Sinar Hading Flotim Lirik Usaha Garam Diberdayakan BUMDes
Masyarakat Kawaliwu Desa Sinar Hadinsecara turun temurun ternyata sudah mewarisi keterampilan membuat garam meski dengan cara tradisional.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Agustinus Sape
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM|LARANTUKA - Pantai utara Flores Timur selain Mete dan Kelapa, juga memiliki potensi kelautan yakni garam.
Masyarakat Kawaliwu Desa Sinar Hading misalnya secara turun temurun sejak dahulu ternyata sudah mewarisi keterampilan membuat garam meski dengan cara tradisional.
Warisan keterampilan memasak garam itu masih lestari dan petani garam melakukan aktivitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan garam rumah tangga.
Pemerintah Desa Sinar Hading melihat tradisi memasak garam tersebut sebagai potensi untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
Meski Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum terbentuk, pemerintah desa beriktiar menjadikan potensi garam Kawaliwu menjadi bidang usaha BUMDes jika sudah didirikan.
"Bisa sekali, kita sedang cari tenaga pengelolah BUMDes,' kata Kades Sinar Hading Dominikus Doe Liwun Selasa (10/7/2018).
Selain garam, Sinar Hading juga mempunya potensi wisata yakni situs Megalitik dan air panas kawaliwu.
Pemerintah Desa Sinar Hading satu di antara desa-desa di Flores Timur yang masih enggan membangun Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes.

Pemerintah desa masih ragu karena belum adanya sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelolah dana yang akan disertakan ke BUMdes.
"Kita takut kalau kita bangun BUMDes, belum ada tenaga yang bisa kelolah uang begitu besar,' kata Kepala Desa Sinar Hading Dominikus Doe Liwun di kantornya Selasa (10/7/2018).
Untuk membangun BUMDes, kata Doe Liwun pertama yang perlu dipersiapkan adalah orang yang mengelolah BUMDes itu.
"Kita kesulitan mencari tenaga yang akan mengelolah uang di BUMDes. Ini bukan uang sedikit," kata Doe Liwun.
Jika BUMDes nantinya didirikan, kata Doe Liwun, tiga potensi yang akan dikelolah BUMDes yakni situs megalitik, usaha garam dan kolam air panas Kawaliwu.
"Kita punya potensi wisata dan bisa dikelolah oleh BUMDes nantinya," kata Doe Liwun.
Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon dalam sambutannya usai penyerahan sertifikat tanah kepada 1000 masyakat Sinar Hading mengungkapkan Pantura Flotim mempunyai potensi pariwisata yang bisa dikembangkan.
Selain kekayaan budayanya, Flotim juga mempunya alam yang indah dan bisa dikelolah agar bermanfaat bagi masyarakat.