Catatan Sepakbola

Rojo Raja Argentina dan Babak 16 Besar

Argentina yang sengsara , yang menangis, seketika gemuruh bersorak. Kami masih Argentina. Chaos di ruang ganti tim Tango berakhir.

Editor: Dion DB Putra
(fifa.com)
Bintang Argentina Lionel Messi merayakan golnya saat melawan Nigeria pada pertandingan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion St. Petersburg, Rusia, Senin waktu setempat (Selasa dinihari WIB). 

Ulasan Dewa Putu Sahadewa
Masgibol Flobamora

POS-KUPANG.COM - Lionel Messi boleh bangkit dari kubur dan mencetak gol perdana di Piala Dunia Rusia 2018, menggelorakan seisi stadion termasuk sang Dewa Maradona, tapi Marcos Rojolah sang raja yang menuntun jalan Argentina melewati mautnya persaingan grup menuju 16 besar dan mendekati singgasana sesungguhnya.

Jauh dari belakang dia merangsek ke dalam kotak penalti Nigeria mendahului hadangan bek kanan lawan sepakan voli keras menghujam jala, golll!!! 2-1.
Seperti berakhir kesengsaraan beberapa hari terakhir.

Argentina yang sengsara , yang menangis, seketika gemuruh bersorak. Kami masih Argentina. Chaos di ruang ganti tim Tango berakhir.

Sergio Aguero yang jadi tumbal mesti duduk di bangku cadangan. Jorge Sampaoli, tepatnya lebih memilih Gozalo Higuain sebagai striker tunggal ditopang Angel di Maria di sayap kiri dan sang Messiah Argentina di tengah. Ever Banega memperkokoh lapangan tengah. Dan dialah yang melepas umpan kesukaan Messi untuk dikonversi menjadi gol.

Nigeria si Elang Super dilumpuhkan sang Raja Rojo (dibaca ROHO). Saatnya menatap kokohnya menara Eiffel. Ya Argentina sebagai runner-up grup D mesti menghadapi juara grup C, Prancis.

Bek tim nasional Argentina Marcos Rojo (kiri) berjibaku dengan penyerang Nigeria Kelechi Iheanacho untuk memperebutkan bola dalam laga pamungkas penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Rostov Arena, Rostov-on-Don, Rusia, Rabu (27/6/2018) dini hari WIB.
Bek tim nasional Argentina Marcos Rojo (kiri) berjibaku dengan penyerang Nigeria Kelechi Iheanacho untuk memperebutkan bola dalam laga pamungkas penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Rostov Arena, Rostov-on-Don, Rusia, Rabu (27/6/2018) dini hari WIB. ((AFP/Christophe SIMON))

Walau di tim Prancis tidak ada lagi pemain sekelas Zidane tapi Prancis diam-diam termasuk tim bertabur bintang mahal. Pogba, Griezman, Girroud, Kante, Mbappe, dll.

Begitu melimpah pemain hebat di Prancis sampai sampai pemain sekelas Benzema dan Martial hanya menghuni pasukan cadangan nasional yang akan dipanggil sewaktu-waktu jika sebelum putaran final di antara 23 pemain terpilih ada yang cedera.

Namun, performa tim yang dibesut mantan kapten tim juara dunia Didier Deschamp belum semoncer nama- nama besar pemainnya. Melawan Denmark tak satupun peluang menjadi gol, tidak ada tendangan bebas melengkung menerobos gawang lawan, sepi, kosong. Untungnya Denmark juga bernasib sama. Kosong-kosong. Sama-sama aman, sama-sama lolos.

Pemenang salah satu partai final kepagian ini nampaknya akan sampai ke babak semifinal.

Mampukah Pogba yang telah menikmati istirahat yang cukup menunjukkan bahwa dia pantas menjadi pemain termahal sejagat.

Jika barisan pertahanan dan gelandang Argentina solid dan disiplin dan grafik permainan Messi semakin meningkat maka Prancis harus siap ngepak koper pulang terlebih dahulu. Dari bagan ini sepertinya Argentina akan melaju.

Portugal yang relatif stabil selama babak grup akan bertemu batu sandungan Uruguay. Brasil akan menghempaskan Meksiko dan Belgia masih belum bisa dikalahkan oleh Jepang. Lukaku dkk masih lebih unggul.

Di lengan lain bagan 16 besar juga semua menyajikan teka-teki tapi prediksi saya Spanyol yang telah menemukan kembali sentuhan Tiki Taka akan bisa mengatasi tuan rumah Russia, namun sangat berat saat berhadapan dengan Kroasia yang akan menjinakkan tim dinamit Denmark.

Petualangan Swiss harus berakhir di kaki sesama Eropa yakni Swedia. Dan Inggris, maaf akan digulung Kolombia.

Thiago Silva merayakan gol Brasil ke gawang Serbia bersama Neymar pada pertandingan Grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Spartak, 27 Juni 2018.
Thiago Silva merayakan gol Brasil ke gawang Serbia bersama Neymar pada pertandingan Grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Spartak, 27 Juni 2018. (IST)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved